OJK Ingatkan Capital Inflow Berpotensi Ciptakan Krisis

Jum'at, 27 Februari 2015 - 14:01 WIB
OJK Ingatkan Capital...
OJK Ingatkan Capital Inflow Berpotensi Ciptakan Krisis
A A A
JAKARTA - Kepala Departemen Kebijakan Strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Imansyah mengingatkan, masuknya dana dari luar negeri (capital inflow) ke Indonesia berpotensi menciptakan krisis jika masuk melalui pasar finansial.

"‎Ada beberapa hal utama terkait krisis. Inflow naik, namun investasi infrastruktur tidak naik. Kalau kita lihat, capital inflow naik, namun investasi infrastruktur tidak naik, jadi itu berarti dana asing yang masuk berada di pasar uang," katanya usai Expert Group Discussion soal ketahahan sektor jasa keuangan di Kantor OJK, Jakarta, Jumat (27/2/2015).

Menurutnya, jika dana masuk melalui sektor finansial, maka potensi capital outflow akan terlalu besar. Kalau suku bunga AS naik, maka capital outflow akan naik. Sementara, jika bond pemerintah dilepas, maka valas akan keluar, sehingga berbahaya bagi nilai tukar rupiah.

Saat ini,n kepemilikan saham‎ sebesar 60% berasal dari dana asing, sementara Surat Berharga Negara (SBN) mencapai 40%. Jadi kapitalisasi pasar modal sangat besar. "Bisa dihitung kapitalisasi pasar modal, kalau 30% dari luar saja sudah sangat bahaya‎," ujar dia.

"Inflow akan baik jika masuk ke infrastruktur, namun jika inflow masuk ke pasar finansial seperti saham, maka perlu hati-hati," imbuh Imansyah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Mencermati Dinamika...
OJK Mencermati Dinamika Ekonomi Global, Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga
Bos OJK Minta Dukungan...
Bos OJK Minta Dukungan Perusahaan Keuangan Global Pulihkan Ekonomi Indonesia
Dorong Ekonomi Daerah,...
Dorong Ekonomi Daerah, Kantor OJK Solo Diresmikan dengan Protokol Kesehatan
OJK Percepat Pemulihan...
OJK Percepat Pemulihan Ekonomi Daerah Melalui TPKAD
11 Kebijakan Stimulus...
11 Kebijakan Stimulus OJK Demi Selamatkan Ekonomi Saat Pandemi
Ekonomi RI Sakit di...
Ekonomi RI 'Sakit' di Kuartal II/2020, Bagaimana Kondisi Perbankan?
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved