Pelonggaran Aturan Belum Akan Dorong Pertumbuhan Kredit Baru di Kuartal III/2020
Rabu, 15 Juli 2020 - 16:28 WIB
Bank Indonesia (BI) mencatat pada kuartal III-2020, secara kuartalan (qtq), kredit baru diprediksi tumbuh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya, namun tidak setinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Foto/Dok
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat pada kuartal III-2020, secara kuartalan (qtq), kredit baru diprediksi tumbuh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya, namun tidak setinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan permintaan kredit baru pada kuartal III-2020 sebesar 50,4%, lebih tinggi dibandingkan -33,9% pada kuartal sebelumnya. Namun lebih rendah dibandingkan 68,3% pada kuartal yang sama tahun 2019.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan, perkiraan pertumbuhan tersebut mengindikasikan perbaikan kinerja pembiayaan pada kuartal III-2020 pasca penurunan signifikan pada kuartal II 2020. Hal tersebut seiring juga dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), meskipun relatif terbatas jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru kuartal III-2020 adalah kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi, dan kredit konsumsi," ujar Onny di Jakarta, Rabu (15/7/2020).
(Baca Juga: Sudah Dijamin, Teten Minta Lembaga Keuangan Dahulukan UMKM )
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan, perkiraan pertumbuhan tersebut mengindikasikan perbaikan kinerja pembiayaan pada kuartal III-2020 pasca penurunan signifikan pada kuartal II 2020. Hal tersebut seiring juga dengan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), meskipun relatif terbatas jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru kuartal III-2020 adalah kredit modal kerja, diikuti oleh kredit investasi, dan kredit konsumsi," ujar Onny di Jakarta, Rabu (15/7/2020).
(Baca Juga: Sudah Dijamin, Teten Minta Lembaga Keuangan Dahulukan UMKM )
Lihat Juga :