Ekonomi Israel Ambruk 19,4 Persen, Kontraksi Terbesar dalam Sejarah

Selasa, 20 Februari 2024 - 09:31 WIB
Investasi di Israel mendapat pukulan terbesar, anjlok sebesar 70%, sementara konsumsi swasta yang menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi terpantau turun 27% pada kuartal keempat tahun 2023. Konsumsi publik juga anjlok hampir 90%, menurut data terbaru.

Sementara itu, pengeluaran pemerintah meroket sebesar 88,1%, menurut statistik. Peningkatan pengeluaran militer memainkan peran besar dalam lonjakan tersebut.

Untuk setahun penuh, PDB Israel meningkat sebesar 2%, turun dari pertumbuhan 6,5% pada tahun 2022. Bank of Israel mempertahankan perkiraan pertumbuhannya untuk tahun 2024 yakni sebesar 2%, sementara Kementerian Keuangan melihatnya sebesar 1,6%.

Pada awal bulan ini, lembaga pemeringkat internasional Moody's menurunkan peringkat kredit Israel, yang merupakan penurunan peringkat pertama yang pernah dirasakan Israel.

Peringkat Israel diturunkan dari A1 ke A2 dan prospeknya tetap 'negatif' karena apa yang diyakini lembaga pemeringkat adalah risiko politik dan fiskal yang berasal dari perang berkelanjutan negara itu dengan Hamas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!