3 Penyebab Harga Beras Indonesia Termahal di ASEAN, tapi Penghasilan Petani Paling Kecil
Selasa, 24 September 2024 - 14:49 WIB
Pendapatan petani tanaman pangan khususnya beras jauh lebih rendah dibandingkan dengan tanaman perkebunan atau pertanian hortikultura.
"Jadi petani mendapat keuntungan rendah, padahal di lain sisi konsumen membayar harga beras dengan harga tinggi," ujar Carolyn.
Baca Juga: 108 Negara Berisiko Terjebak Middle Income Trap, Ada Indonesia?
Bank Dunia melaporkan, saat ini hanya 31% penduduk Indonesia yang mampu mendapatkan makanan sehat lantaran sulit membeli makanan bergizi seperti daging, telur, ikan dan sayuran. Bank Dunia mengingatkan, seharusnya dengan harga beras yang sangat tinggi ini petani menjadi semakin sejahtera.
Melalui harga pangan yang terjangkau gizi lebih mudah terpenuhi sebagai modal penting Indonesia menjadi negara maju.
"Jadi petani mendapat keuntungan rendah, padahal di lain sisi konsumen membayar harga beras dengan harga tinggi," ujar Carolyn.
Baca Juga: 108 Negara Berisiko Terjebak Middle Income Trap, Ada Indonesia?
Bank Dunia melaporkan, saat ini hanya 31% penduduk Indonesia yang mampu mendapatkan makanan sehat lantaran sulit membeli makanan bergizi seperti daging, telur, ikan dan sayuran. Bank Dunia mengingatkan, seharusnya dengan harga beras yang sangat tinggi ini petani menjadi semakin sejahtera.
Melalui harga pangan yang terjangkau gizi lebih mudah terpenuhi sebagai modal penting Indonesia menjadi negara maju.
(nng)
Lihat Juga :