Perusahaan Barat yang Dulu Kabur, Merapat Kembali ke Rusia usai Boncos Rp4.941 Triliun

Jum'at, 09 Mei 2025 - 12:51 WIB
Kedua negara sempat melakukan serangkaian pertemuan tingkat tinggi dalam beberapa bulan terakhir yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan diplomatik dan menyelesaikan konflik Ukraina. Baik Putin dan Trump berbicara secara terbuka tentang keinginan untuk menghidupkan kembali kerja sama ekonomi antara kedua negara.

Bahkan, Dmitriev sempat mengunjungi Washington pada awal April, ketika itu pembicaraan fokus pada proyek investasi bersama yang potensial terkait logam tanah jarang dan sektor energi.

Baca Juga: Jumlah Perusahaan Barat yang Meninggalkan Rusia hingga 2024 Terungkap

Di sisi lain dalam beberapa bulan terakhir, perusahaan asing yang telah meninggalkan Rusia mulai mendaftarkan merek dagang baru di negara itu, menandakan potensi kembalinya mereka. Di antaranya adalah McDonald's, Hyundai, Intel, Microsoft, LG, IKEA, Chanel, Rolex, dan Louis Vuitton, menurut data dari kantor paten Rusia, Rospatent.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!