Dua Pentolan BRICS Sepakat Dukung Perdagangan Bebas di Tengah Tarif Trump

Rabu, 14 Mei 2025 - 07:42 WIB
Menjelang kunjungan Lula, Beijing menghentikan pembatasan pengiriman kedelai Brasil dari lima perusahaan yang sebelumnya ditangguhkan karena masalah fitosanitasi saat China berusaha untuk mengalihkan ketergantungannya dari impor AS.

China, yang membeli lebih dari 60% kedelai yang diperdagangkan secara global, mengimpor lebih dari 70% kebutuhannya dari Brasil.

Dalam sebuah forum bisnis yang dihadiri oleh Lula di Beijing, agen promosi perdagangan dan investasi Brasil mengatakan, bahwa mereka telah menarik investasi China ke Brasil sekitar 27 miliar real (USD4,8 miliar). Produsen mobil China Great Wall Motor (GWM), raksasa pengiriman Meituan, dan perusahaan energi, logam, dan minuman China, termasuk CGN Power, Envision, Mixue, dan Baiyin Nonferrous Group, mengumumkan investasi di Brasil senilai dua miliar hingga enam miliar real.

Baca Juga: Asia Berpotensi Buang Dolar AS Rp41.300 Triliun, Ancaman Besar bagi Amerika

Kesepakatan tersebut mencakup berbagai kategori, termasuk bahan bakar penerbangan berkelanjutan, kendaraan listrik, semikonduktor, insulin, dan biji kopi. Pada bulan November lalu di Brasilia, Xi dan Lula meningkatkan status hubungan diplomatik mereka dan menandatangani lebih dari tiga lusin perjanjian untuk bekerjasama dalam bidang infrastruktur, energi, agribisnis, dan sektor strategis lainnya.

Mereka akan bertemu lagi di Rio de Janeiro pada puncak pertemuan BRICS di bulan Juli, dengan kehadiran Xi yang sudah dikonfirmasi. Xi juga diharapkan mengunjungi Brasil pada agenda puncak yang membahas iklim bersamax PBB pada bulan November, yang diharapkan dihadiri sekitar 1.000 pemimpin bisnis Tiongkok.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!