AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Minggu, 19 Juli 2026 - 08:13 WIB
Presiden AS Donald Trump menilai operasi militer terhadap Iran berjalan sesuai rencana. Dalam pidatonya, Trump menyatakan AS sedang "meraih kemenangan besar di Iran" dan hasil operasi tersebut akan segera terlihat dalam waktu dekat.
Perkembangan terbaru itu meningkatkan kekhawatiran pasar bahwa kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan dapat memulihkan pelayaran di Selat Hormuz dan membuka jalan bagi perundingan damai semakin sulit diwujudkan. China dan Pakistan pun mendesak kedua negara segera menghentikan aksi militer dan kembali menempuh jalur diplomasi.
Analis Bloomberg Economics Becca Wasser dan Dina Esfandiary menilai AS dan Iran kini terjebak dalam spiral eskalasi yang sulit dihentikan. Menurut mereka, meski konflik telah menimbulkan kerugian besar bagi Teheran, pengaruh Iran atas Selat Hormuz tetap menjadi aset strategis sehingga berpotensi memperpanjang konflik dan mempertahankan tekanan terhadap pasar energi global.
Perkembangan terbaru itu meningkatkan kekhawatiran pasar bahwa kesepakatan gencatan senjata yang diharapkan dapat memulihkan pelayaran di Selat Hormuz dan membuka jalan bagi perundingan damai semakin sulit diwujudkan. China dan Pakistan pun mendesak kedua negara segera menghentikan aksi militer dan kembali menempuh jalur diplomasi.
Analis Bloomberg Economics Becca Wasser dan Dina Esfandiary menilai AS dan Iran kini terjebak dalam spiral eskalasi yang sulit dihentikan. Menurut mereka, meski konflik telah menimbulkan kerugian besar bagi Teheran, pengaruh Iran atas Selat Hormuz tetap menjadi aset strategis sehingga berpotensi memperpanjang konflik dan mempertahankan tekanan terhadap pasar energi global.
(nng)
Lihat Juga :