Pakai ATM Link Kena Biaya, Anggota DPR Sebut Kebijakan Himbara Tidak Populis

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:41 WIB
"Harusnya memberikan jaminan keamanan agar tidak banyak uang fisik beredar tapi sekarang justru memberatkan. Khawatirnya akan muncul tren perlawanan dari masyarakat yang justru kembali menggunakan uang fisik lagi," cetusnya.

Baca juga: Keberatan dengan Biaya Transaksi di ATM Link? Nasabah Disarankan Pakai m-Banking

Sebelumnya, Ketua Komunitas Konsumen Indonesia David Tobing mewakili konsumen Indonesia melaporkan Himbara ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Dia menilai perbuatan Himbara tersebut merupakan persaingan semu karena tidak terjadi persaingan usaha dalam melayani konsumen.

"Seharusnya pelaku usaha saling bersaing melayani konsumen tetapi ini malah menggerus uang konsumen/masyarakat," tukasnya. Menurut dia, KPPU harus tegas menghentikan kartel ini untuk melindungi nasabah ATM Link maupun masyarakat Indonesia pada umumnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!