Penjualan Meningkat, Pradiksi Gunatama Raup Laba Rp38 Miliar

Senin, 09 Mei 2022 - 12:30 WIB
Menurut Tamlikho, salah satu faktor pengerek kenaikan laba perseroan yaitu kenaikan harga minyak kelapa sawit atau crude plam oil (CPO). Pada 2021, perseroan telah menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Jhonlin Agro Raya, perusahaan pengolahan biodiesel yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di bulan Oktober 2021 lalu. "Targetnya di tahun 2022 dapat menjual CPO sebanyak 70.923 ton, atau senilai Rp 856 miliar," ujar Tamlikho.

Sementara itu, Corporate secretary Pradiksi Gunatama Muhammad Reza menambahkan, sejumlah langkah strategis juga telah dilakukan oleh perusahaan, salah satunya dengan dengan mengakuisisi PT Senabangun Anekapertiwi (SA) di akhir tahun 2021 lalu.

Baca Juga: Ini Tiga Emiten Mal yang Meraup Berkah dari Libur Lebaran

Aksi korporasi tersebut berdampak positif karena dapat menambah produktivitas kelapa sawit dan ditargetkan melakukan tanam baru kelapa sawit di tahun 2022 ini menjadi seluas 850 hektare.

Diharapkan 3 tahun mendatang total area tanam menjadi 24.000 hektare di lokasi HGU Pradiksi Gunatama dan Senabangun Anekapertiwi yang saat ini seluas 38.991,12 hektare. "Dengan berbagi langkah strategis tersebut, diharapkan target laba di tahun 2022 dapat diraih," ucap Reza.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!