Putin Bakal Buka Kembali Keran Gas ke Eropa, Tapi dengan Syarat
Kamis, 21 Juli 2022 - 03:31 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengisyaratkan, bahwa Eropa akan mulai mendapatkan gas lagi melalui pipa utama. Foto/Dok
MOSKOW - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengisyaratkan, bahwa Eropa akan mulai mendapatkan gas lagi melalui pipa utama. Tetapi Ia mengatakan, hal itu baru bisa terjadi dengan syarat perselisihan terkait komponen yang terkena sanksi Barat bisa diselesaikan.
Baca Juga: Mengupas 5 Fakta Krisis Gas Jerman, Kerugian Ekonomi Ditaksir Rp3.006 Triliun
Namun jika tidak, maka pengetatan pasokan gas ke Eropa dengan terpaksa dilakukan Rusia. Seperti diketahui Eropa sedang menunggu untuk melihat apakah aliran gas bakal kembali mengalir saat perbaikan rutin pipa gas Nord Stream dijadwalkan selesai, Kamis waktu setempat.
Putin memberikan sinyal paling jelas bahwa Moskow berencana untuk memulai kembali, setidaknya beberapa aliran gas ke Eropa. Tetapi jika bagian pipa yang terjebak sanksi tidak dikembalikan ke Rusia, maka pasokan gas hanya akan bekerja 20% dari kapasitas setelah minggu depan.
Alasannya karena saat itulah bagian lain yang sekarang ada di Rusia perlu digunakan untuk pemeliharaan, kata Putin. Setelah upaya diplomatik Jerman, turbin yang dibutuhkan sedang dalam perjalanan pulang dari Kanada.
Baca Juga: Mengupas 5 Fakta Krisis Gas Jerman, Kerugian Ekonomi Ditaksir Rp3.006 Triliun
Namun jika tidak, maka pengetatan pasokan gas ke Eropa dengan terpaksa dilakukan Rusia. Seperti diketahui Eropa sedang menunggu untuk melihat apakah aliran gas bakal kembali mengalir saat perbaikan rutin pipa gas Nord Stream dijadwalkan selesai, Kamis waktu setempat.
Putin memberikan sinyal paling jelas bahwa Moskow berencana untuk memulai kembali, setidaknya beberapa aliran gas ke Eropa. Tetapi jika bagian pipa yang terjebak sanksi tidak dikembalikan ke Rusia, maka pasokan gas hanya akan bekerja 20% dari kapasitas setelah minggu depan.
Alasannya karena saat itulah bagian lain yang sekarang ada di Rusia perlu digunakan untuk pemeliharaan, kata Putin. Setelah upaya diplomatik Jerman, turbin yang dibutuhkan sedang dalam perjalanan pulang dari Kanada.
Lihat Juga :