Putin Bakal Buka Kembali Keran Gas ke Eropa, Tapi dengan Syarat
Kamis, 21 Juli 2022 - 03:31 WIB
"Jika yang lain datang, dua akan beroperasi. Jika tidak, maka hanya satu, jadi 30 juta meter kubik akan dipompa per hari," kata Putin kepada wartawan setelah pertemuan puncak di Iran pada Selasa malam.
Putin ingin bagian pipa untuk pemeliharaan itu kembali ke Rusia, bersama dengan semua dokumennya. Harga gas naik tipis saat para pelaku pasar berjuang untuk memahami pernyataan Putin.
Di satu sisi, kabar itu menjadi sinyal positif karena banyak orang di pasar memperkirakan aliran gas dari Nord Stream tidak akan kembali. Tetapi kondisionalitas hanya menambah ketidakpastian.
"Sangat jelas bahwa Moskow memotong pasokan gas karena alasan geopolitik, ia ingin menciptakan krisis gas Eropa pada musim dingin ini. Hingga membawa Eropa bertekuk lutut ke titik di mana ia memotong dukungan ke Ukraina," kata Tim Ash, ahli strategi senior di Bluebay Asset Management.
Baca Juga: Ketakutan Eropa Jadi Nyata! Gazprom Umumkan Force Majeure Pasokan Gas
Saat ini tidak ada gas yang mengalir melalui pipa terbesar ke Eropa karena pemeliharaan, bersamaan ketika benua biru itu mencoba mengisi ulang penyimpanannya untuk menghadapi musim dingin. Sebelum pemeliharaan, gas mengalir sekitar 40% dari kapasitas Nord Stream. Rusia juga telah mengekang aliran gas melalui rute lain, seperti lewat Ukraina.
Putin ingin bagian pipa untuk pemeliharaan itu kembali ke Rusia, bersama dengan semua dokumennya. Harga gas naik tipis saat para pelaku pasar berjuang untuk memahami pernyataan Putin.
Di satu sisi, kabar itu menjadi sinyal positif karena banyak orang di pasar memperkirakan aliran gas dari Nord Stream tidak akan kembali. Tetapi kondisionalitas hanya menambah ketidakpastian.
"Sangat jelas bahwa Moskow memotong pasokan gas karena alasan geopolitik, ia ingin menciptakan krisis gas Eropa pada musim dingin ini. Hingga membawa Eropa bertekuk lutut ke titik di mana ia memotong dukungan ke Ukraina," kata Tim Ash, ahli strategi senior di Bluebay Asset Management.
Baca Juga: Ketakutan Eropa Jadi Nyata! Gazprom Umumkan Force Majeure Pasokan Gas
Saat ini tidak ada gas yang mengalir melalui pipa terbesar ke Eropa karena pemeliharaan, bersamaan ketika benua biru itu mencoba mengisi ulang penyimpanannya untuk menghadapi musim dingin. Sebelum pemeliharaan, gas mengalir sekitar 40% dari kapasitas Nord Stream. Rusia juga telah mengekang aliran gas melalui rute lain, seperti lewat Ukraina.
Lihat Juga :