SDM Bidang Keuangan Masih Kurang untuk Perkuat Desentralisasi Fiskal
Jum'at, 10 Juli 2020 - 06:37 WIB
Staf Khusus Menteri Keuangan Candra Fajri Ananda menerangkan, dalam hal desentralisasi fiskal, kita sangat kurang di bagian spending, khususnya personil. Hal ini karena SDM di bidang perencanaan dan pengelolaan masih kurang. Foto/Dok
JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan Candra Fajri Ananda menyoroti masalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah. Dalam Syita Talks, acara Ngobrol Bareng bertajuk 'Pandemi: Peran Daerah Menjadi Kunci', Candra menjelaskan bahwa daerah-daerah yang ekonominya tertinggal cenderung memiliki angka IPM yang buruk.
"Dalam hal desentralisasi fiskal, kita sangat kurang di bagian spending, khususnya personil. Hal ini karena sumber daya manusia (SDM) di bidang perencanaan dan pengelolaan masih kurang," ungkap Candra di Jakarta.
(Baca Juga: 215 Negara Krisis Corona, Jokowi Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Minus )
Ia mencontohkan Filipina ketika melakukan desentralisasi awal, dimana pemerintah pusat mengirim tenaga kerja dari pusat ke daerah. Hal serupa pernah diterapkan di Indonesia pada tahun 2001, namun muncul pertentangan dari daerah karena daerah bersikeras menginginkan putra daerah yang kemudian menjadi konflik yang cukup lama.
"Dalam hal desentralisasi fiskal, kita sangat kurang di bagian spending, khususnya personil. Hal ini karena sumber daya manusia (SDM) di bidang perencanaan dan pengelolaan masih kurang," ungkap Candra di Jakarta.
(Baca Juga: 215 Negara Krisis Corona, Jokowi Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Minus )
Ia mencontohkan Filipina ketika melakukan desentralisasi awal, dimana pemerintah pusat mengirim tenaga kerja dari pusat ke daerah. Hal serupa pernah diterapkan di Indonesia pada tahun 2001, namun muncul pertentangan dari daerah karena daerah bersikeras menginginkan putra daerah yang kemudian menjadi konflik yang cukup lama.
Lihat Juga :