Ungkap Penyebab Bentrok di PT GNI, Presiden Buruh: Sebagian TKA Kalau Nyuruh Pakai Kaki

Jum'at, 20 Januari 2023 - 17:25 WIB
loading...
Ungkap Penyebab Bentrok...
Presiden KSPI Said Iqbal mengungkap sejumlah penyebab bentrokan di PT GNI. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Presiden Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, salah satu pemicu kericuhan di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) adalah kesenjangan upah antara pekerja lokal dan tenaga kerja asing (TKA). Menurut Said, para pekerja lokal di PT GNI hanya diberikan upah sekitar Rp3,6 juta per bulan, dengan kenaikan kira-kira Rp5 ribu.

Baca juga: Buntut Rusuh Pekerja PT GNI, Kemnaker Siap Revisi UU K3

"Murah sekali upah di Morowali, tidaknya hanya di PT GNI, di Morowali memang rendah. Ini tidak diperbaiki, karena perusahaan raksasa tetapi upahnya sekitar Rp3,6 juta, kenaikan gaji cuma Rp5 ribu, kan menyakitkan," ujar Said Iqbal saat dihubungi MNC Portal, Jumat (20/1/2023).

Di samping masalah upah, perbedaan budaya ketika TKA berdampingan dengan tenaga kerja lokal juga membuat situasi di PT GNI memanas. Perbedaan budaya itu kerap ditafsirkan sebagai sebuah ketidaksopanan.

"Mereka kalau nyuruh itu suka pakai kaki, sebagian TKA, tidak semua. Mungkin bagi dia biasa, tetapi bagaimana dengan orang Indonesia yang memiliki budaya timur," lanjut Said Iqbal.

Lebih lanjut Said Iqbal melihat PT GNI merupakan perusahaan yang besar untuk ukuran peleburan bijih nikel. Perushaan tersebut hasil dari investasi asal China dengan nilai Rp42,9 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Gelombang PHK Hantam...
Gelombang PHK Hantam Pulau Jawa, Said Iqbal Ungkap 3 Faktor Penyebabnya
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Eksklusif! Mantan Karyawan...
Eksklusif! Mantan Karyawan PT IMIP Blak-blakan Alasan Dibangunnya Bandara IMIP
Diisukan Jadi Menteri...
Diisukan Jadi Menteri Prabowo, Said Iqbal: Belum Ada Pendapat
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Rekomendasi
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved