Sri Mulyani Angkat Bicara Soal Dana Kemiskinan Rp460 Triliun Habis Buat Rapat di Hotel

Rabu, 01 Februari 2023 - 06:27 WIB
loading...
Sri Mulyani Angkat Bicara...
Suasana kawasan pemukiman padat penduduk di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/nym
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menanggapi isu yang mencuat ihwal anggaran penanganan kemiskinan ratusan triliun yang tidak signifikan menurunkan jumlah orang miskin di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas yang menyoroti anggaran kemiskinan sebesar hampir Rp500 triliun tetapi tidak secara signifikan menekan angka kemiskinan.

Bahkan, dia menyebut bahwa efektivitas program pengentasan kemiskinan menjadi rendah karena anggaran yang tersebar di kementerian/lembaga (K/L) tersebut justru lebih banyak dihabiskan untuk studi banding dan rapat kemiskinan di hotel-hotel daripada memberikan aksi nyata.



Terkait hal itu, Menkeu Sri Mulyani membantah dengan tegas. Menurut dia, anggaran penanggulangan kemiskinan terutama pada tahun lalu sebagian besar disalurkan langsung ke warga miskin dalam bentuk bantuan sosial (bansos).

"Ya kalau anggaran bansos, program-program untuk mendukung pengurangan kemiskinan tahun lalu sebesar Rp460 triliun itu, sebagian besar adalah program yang langsung diterima kelompok miskin," ujarnya saat ditemui usai konferensi pers KSSK di Jakarta, Selasa (31/1/2023).



Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyontohkan bahwa anggaran tersebut tersalurkan dalam program-program bansos seperti misalnya Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah jelas tujuan dan penerimanya.

"Di PKH itu nggak ada tuh seminar-seminar, wong sudah ada by name, by address, by account number-nya, dan juga jumlah penerima sembakonya. Juga yang dilakukan oleh Bu Mensos Risma membuat pahlawan ekonomi Nusantara, memberi makanan, dukungan juga untuk lansia yang kurang mampu itu semua langsung dilakukan," urainya.



Sri bilang, mungkin yang dimaksud oleh Azwar Anas adalah dana belanja barang di kementerian/lembaga (K/L) secara umum yang biasanya ditujukan untuk perjalanan dinas, penyelenggaraan seminar, dan berbagai rapat.

"Memang item seperti yang dulu yang sering disampaikan dari zaman kabinet sebelumnya itu perjalanan dinas. Kemudian seminar, meeting itu sudah kita minta untuk diturunkan (anggarannya), dan itu sudah kita coba untuk terus turunkan," tandas menteri kelahiran Lampung.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Habis Libur Lebaran,...
Habis Libur Lebaran, Harga Emas Malas Bergerak di Akhir Minggu
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Menilik Alasan di Balik...
Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Rekomendasi
16.274 Penumpang Kereta...
16.274 Penumpang Kereta Api Arus Balik Lebaran Tiba di Stasiun Gambir
38 Gol Tandang Liverpool...
38 Gol Tandang Liverpool Hantui Fulham: Mohamed Salah Jadi Ancaman?
Idap Sindrom Tangan...
Idap Sindrom Tangan Alien, Wanita 77 Tahu Ini Bergerak Tak Terkendali
Berita Terkini
Habis Libur Lebaran,...
Habis Libur Lebaran, Harga Emas Malas Bergerak di Akhir Minggu
1 jam yang lalu
Arus Balik, Pertamina...
Arus Balik, Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Energi di Maluku
3 jam yang lalu
Jangan Harap Trump Cabut...
Jangan Harap Trump Cabut Kebijakan Tarif Impor, Perang Dagang Global Bakal Panjang
3 jam yang lalu
Bank Raksasa Jerman...
Bank Raksasa Jerman Memperingatkan Kejatuhan Dolar AS, Ini Dasarnya
5 jam yang lalu
Menkeu AS Peringatkan...
Menkeu AS Peringatkan Jangan Ada Aksi Balasan Tarif Trump: Duduk Diam dan Terima Saja
9 jam yang lalu
PLN IP Kerahkan Ribuan...
PLN IP Kerahkan Ribuan Petugas Penuhi Kebutuhan Listrik Lebaran
15 jam yang lalu
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved