Profil Fores, Perusahaan Rusia yang Menawarkan Hadiah Jika Berhasil Hancurkan Tank Barat di Ukraina

Jum'at, 03 Februari 2023 - 14:03 WIB
loading...
Profil Fores, Perusahaan...
Rusia sepertinya masih akan melanjutkan pertempurannya dengan Ukraina. Foto DOK South China Morning Post
A A A
JAKARTA - Rusia sepertinya masih akan melanjutkan pertempurannya dengan Ukraina . Dalam hal ini, Kremlin tak gentar meski negara-negara seperti Amerika Serikat dan Jerman akan segera mengirim puluhan tank tempur canggih ke Kiev.

Menyikapi pengiriman bantuan senjata tersebut, terdapat sebuah hal menarik yang dilakukan sebuah perusahaan asal Rusia bernama Fores. Mereka menyebut akan memberikan sejumlah uang bagi tentara yang menghancurkan atau menangkap tank kiriman Barat di Ukraina.

Baca juga : Profil 4 Perusahaan India Pembeli Minyak Mentah Rusia

Mengutip laman Reuters, Jumat (3/2/2023), Fores menawarkan pembayaran tunai kepada tentara Rusia yang menangkap atau menghancurkan tank Leopard 2 buatan Jerman atau Abrams milik AS.

Tak tanggung-tanggung, mereka menyebut akan membayar lima juta rubel kepada tentara pertama yang berhasil memenuhi misi tersebut. Selain itu, akan ada juga bayaran 500.000 rubel (USD7.200) untuk setiap serangan berhasil berikutnya.

Lantas, siapakah sebenarnya perusahaan Fores ini?

Mengutip informasi dari laman RT, Fores merupakan salah satu produsen bahan kimia terkemuka di Rusia. Dalam hal ini, mereka menyiapkan sayembara tersebut karena mendengar Washington dan Berlin yang menyetujui pengiriman tank ke Kiev beberapa waktu lalu.

“Prajurit Rusia yang bisa menghancurkan atau menangkap tank tempur Leopard 2 Jerman atau Abrams Amerika akan menerima hadiah uang,” tulis Fores dalam sebuah pernyataan di situsnya.

Pada sejarahnya, Fores telah didirikan sekitar tahun 2000. Dalam operasinya, perusahaan produsen bahan kimia ini memiliki kantor perusahaan yang berada di Yekaterinburg, Rusia.

Baca juga : Profil Sinopec, Perusahaan China Pembeli Minyak Rusia Terbesar

Lebih lanjut, pada sektor operasinya, perusahaan Rusia ini membuat dan menjual proppant yang biasa digunakan oleh perusahaan minyak dan gas untuk proses fracking.

Sayembara yang dilakukan oleh Fores ini tentu cukup mengejutkan banyak pihak. Mengingat dunia internasional yang menyerukan gencatan senjata dengan segera, mereka justru menawarkan hal tersebut.

Namun, dalam hal ini Fores menyebut bahwa sayembara dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap tentara negaranya. Terlebih setelah negara barat berlomba-lomba untuk mengirim bantuan kepada Ukraina.

Selain hadiah kepada tentara Rusia yang berhasil menghancurkan tank Leopard 2 ataupun Abrams, Fores juga menyebut akan memberi bayaran serupa jika negara barat mengirim jet tempur F-15 dan F-16. Adapun untuk besarannya sendiri adalah 15 juta rubel (USD212.000)
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rekomendasi
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berita Terkini
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved