Wall Street Dibayangi Laporan Pendapatan Ritel AS Imbas Inflasi
Senin, 20 Februari 2023 - 07:10 WIB
loading...
Wall Street dibayangi pendapatan peritel besar yang menguji penguatan pasar saham AS. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Wall Street dibayangi pendapatan peritel besar yang menguji penguatan pasar saham AS. Investor menunggu kinerja belanja konsumen dan dampak inflasi terhadap keuntungan perusahaan.
Mengutip Reuters, Walmart (WMT.N) dan Home Depot (HD.N) akan melaporkan dalam minggu mendatang dengan peritel terkenal lainnya termasuk Best Buy (BBY.N) dan Lowe's (LOW.N) di minggu berikutnya.
Hal itu akan menunjukkan bagaimana nasib konsumen di tengah melonjaknya harga akan menjadi faktor penting bagi sejumlah investor untuk lebih percaya diri bahwa ekonomi akan mampu menghindari penurunan parah bahkan saat Federal Reserve terus menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Melemah, Suku Bunga AS Diramal Naik 3 Kali Tahun Ini
Salah satu tanda ketahanan ekonomi datang dalam seminggu terakhir, ketika data bulanan menunjukkan penjualan ritel AS meningkat paling tinggi dalam hampir dua tahun di bulan Januari.
“Angka penjualan ritel cukup kuat, dan kami ingin melihat konfirmasi itu datang dari para pengecer itu sendiri,” kata Paul Nolte, ahli strategi pasar di Murphy dan Sylvest Wealth Management.
Mengutip Reuters, Walmart (WMT.N) dan Home Depot (HD.N) akan melaporkan dalam minggu mendatang dengan peritel terkenal lainnya termasuk Best Buy (BBY.N) dan Lowe's (LOW.N) di minggu berikutnya.
Hal itu akan menunjukkan bagaimana nasib konsumen di tengah melonjaknya harga akan menjadi faktor penting bagi sejumlah investor untuk lebih percaya diri bahwa ekonomi akan mampu menghindari penurunan parah bahkan saat Federal Reserve terus menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi.
Baca Juga: Wall Street Dibuka Melemah, Suku Bunga AS Diramal Naik 3 Kali Tahun Ini
Salah satu tanda ketahanan ekonomi datang dalam seminggu terakhir, ketika data bulanan menunjukkan penjualan ritel AS meningkat paling tinggi dalam hampir dua tahun di bulan Januari.
“Angka penjualan ritel cukup kuat, dan kami ingin melihat konfirmasi itu datang dari para pengecer itu sendiri,” kata Paul Nolte, ahli strategi pasar di Murphy dan Sylvest Wealth Management.
Lihat Juga :