Kementan Bidik Kerbau untuk Peningkatan Mutu Genetik
Kamis, 16 Juli 2020 - 09:27 WIB
loading...
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) akan meningkatkan mutu genetik ternak kerbau.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) akan meningkatkan mutu genetik ternak kerbau. Peningkatan mutu genetik kerbau ini dilakukan di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang yang berada dibawah Ditjen PKH.
"Perbaikan produktivitas dan peningkatan mutu genetik tidak hanya untuk populasi sapi, namun kami juga membidik kerbau," ujar Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita di Jakarta, Kamis(16/7/2020).
Ia menambahkan, hal ini penting dilakukan untuk memperbaiki mutu genetik ternak Indonesia sekaligus medukung program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan).
Dikatakan Ketut, Kementan terus berupaya mengawal ketahanan pangan khususnya protein hewani di tengah pandemi covid-19 ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatakan mutu genetik ternak dalam Program Inseminasis Buatan (IB).
"Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang sebagai instansi pemerintah yang mempunyai tugas memproduksi semen beku, termasuk semen beku kerbau juga ikut berperan serta dalam program ini," imbuh Ketut.
"Perbaikan produktivitas dan peningkatan mutu genetik tidak hanya untuk populasi sapi, namun kami juga membidik kerbau," ujar Dirjen PKH Kementan, I Ketut Diarmita di Jakarta, Kamis(16/7/2020).
Ia menambahkan, hal ini penting dilakukan untuk memperbaiki mutu genetik ternak Indonesia sekaligus medukung program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri (Sikomandan).
Dikatakan Ketut, Kementan terus berupaya mengawal ketahanan pangan khususnya protein hewani di tengah pandemi covid-19 ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatakan mutu genetik ternak dalam Program Inseminasis Buatan (IB).
"Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang sebagai instansi pemerintah yang mempunyai tugas memproduksi semen beku, termasuk semen beku kerbau juga ikut berperan serta dalam program ini," imbuh Ketut.
Lihat Juga :