Silicon Valley Bank Tumbang, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

Senin, 13 Maret 2023 - 14:52 WIB
loading...
Silicon Valley Bank...
Ambruknya Silicon Valley Bank di Amerika dinilai tidak akan terlalu berdampak terhadap kondisi ekonomi di Indonesia. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Ambruknya Silicon Valley Bank di Amerika Serikat (AS) dinilai tidak akan terlalu berdampak terhadap kondisi perekonomian di Indonesia. Namun, hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi perbankan nasional.

Ekonom BCA David Sumual mengatakan, apa yang terjadi pada Silicon Valley Bank (SVB) merupakan masalah yang terisolasi pada sektor perbankan di Negeri Paman Sam.

Oleh sebab itu, dia menilai runtuhnya SVB mungkin akan sedikit berpengaruh ke volatilitas pasar modal, namun dampaknya tidak signifikan ke ekonomi di Tanah Air.

"Secara institusional kita sudah jauh lebih baik pasca krisis 1997," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Senin (13/3/2023).

David berpendapat, Silicon Valley Bank juga tidak terlalu besar. "Fed malah kemungkinan tidak terlalu hawkish sehingga ini positif buat Rupiah," imbuhnya.

Baca juga: Silicon Valley Bank Bangkrut, Regulator Tangani Kegagalan Terbesar Bank AS Sejak 2008

Lebih lanjut dia menambahkan, kebangkrutan Silicon Valley ini terjadi menyusul banyaknya penarikan dana oleh para pemilik dana karena neraca keuangannya memburuk. Selain itu, bisnis SVB dan depositnya pun terlalu terkonsentrasi di startup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Rekomendasi
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Dilaporkan Balik Oleh...
Dilaporkan Balik Oleh Penyanyi Muda Syahravi, Begini Tanggapan Fariz RM
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Berita Terkini
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved