Kapan THR Harus Dibayarkan? Pekerja dan Perusahaan Wajib Tahu

Minggu, 26 Maret 2023 - 11:33 WIB
loading...
Kapan THR Harus Dibayarkan?...
Kapan THR harus dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawannya? Hal ini banyak dipertanyakan oleh para pekerja yang akan merayakan Lebaran. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Kapan THR harus dibayarkan oleh perusahaan kepada karyawannya? Hal ini tentu banyak dipertanyakan terutama oleh para pekerja yang akan merayakan Idulfitri bulan depan.

Pasalnya, jelang Hari Raya Lebaran biasanya kebutuhan atau belanja meningkat. Sebut saja belanja baju baru, parcel atau hantaran, hingga berbagai pengeluaran untuk mudik bagi mereka yang berlebaran di kampung halaman.

Mengutip Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh menjelang Hari Raya Keagamaan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan juncto Permenaker Nomor 6 Tahun 2016, pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh.

THR wajib diberikan sekali dalam setahun oleh perusahaan kepada pekerja atau buruh atau karyawannya dan pembayarannya sesuai dengan hari keagamaan masing-masing.

Lantas, kapan THR harus dibayarkan? Dalam pasal 5 ayat (4) Permenaker 6/2016 disebutkan bahwa THR wajib dibayarkan oleh pengusaha paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan.

Baca juga: Tak Lama Lagi! Menkeu Ungkap Presiden Bakal Umumkan THR PNS

Kemnaker Terbitkan Aturan THR Awal Pekan Depan

Meskipun telah diatur dalam Permenaker nomor 6/2016, setiap tahunnya Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) akan menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang pelaksanaan pemberian THR Keagamaan.

Untuk Lebaran tahun ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan bakal menerbitkan surat edaran tersebut pada pekan depan.

"Awal minggu depan SE THR dulu kita edarkan," ungkap Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Indah Anggoro Putri, kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (23/3/2023).

Jika menilik SE THR untuk periode Lebaran tahun lalu, tepatnya tanggal 6 April 2022, isi dari surat edaran tersebut di antaranya terkait besaran nilai THR, waktu pelaksanaan, imbauan bagi perusahaan, serta pembentukan Posko Satgas untuk mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran THR Keagamaan.

Terkait waktu pemberian THR dalam SE tersebut juga sesuai dengan Permenaker 6/2016, yaitu THR Keagamaan wajib dibayarkan selambat-lambatnya 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan.

Cuti Bersama Lebaran Dimajukan, Menhub Minta THRCair Sebelum 19 April

Sementara itu, sehubungan dengan dimajukannya libur cuti bersama Lebaran 2023 menjadi tanggal 19-25 April 2023 dari sebelumnya 21-26 April 2023, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta perusahaan swasta untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) lebih awal sebelum penetapan tanggal cuti libur Lebaran.

Baca juga: Menhub Minta Perusahaan Swasta Bayar THR Sebelum 19 April

Adapun usulan pemberian THR didahulukan dan cuti dimajukan bertujuan untuk mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas pada tanggal tertentu saat periode mudik Lebaran 2023.

"Kita imbau berkaitan dengan swasta, agar memberikan THR lebih awal, sehingga pada tanggal 18 April mereka (pekerja) dipastikan sudah terima dan mereka bisa melakukan perjalanan (mudik) mulai 18 April sore," kata Menhub saat jumpa pers, Jumat (24/3/2023).

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
8 Pejabat RSUD Cilacap...
8 Pejabat RSUD Cilacap Diperiksa KPK, Telusuri Iuran THR Bupati Syamsul Auliya
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Rekomendasi
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved