10 Negara Termiskin di Asia, Indonesia Masuk Daftar?

Kamis, 25 Mei 2023 - 16:20 WIB
loading...
10 Negara Termiskin...
Pandemi Covid-19 telah membuat kawasan Asia-Pasifik bergulat dengan konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang terganggu. Berikut 10 negara termiskin di Asia berdasarkan metrik PDB per adult. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Menurut Asia Foundation, akibat pandemi Covid-19 telah membuat kawasan Asia-Pasifik bergulat dengan konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang terganggu. Untuk menentukan negara- negara termiskin di Asia , kami menganalisis data dari Credit Suisse's Global Wealth Databook 2022.

Baca Juga: 20 Negara Terkaya di Daratan Eropa, Nomor 1 Erat dengan Mantan Presiden RI

Database ini menunjukkan PDB per adult atau rata-rata pertumbuhan pendapatan kotor per orang dewasa pada tahun 2021. Hal ini membantu mengidentifikasi negara-negara dengan tingkat rata-rata pendapatan yang lebih rendah, menunjukkan bahwa individu di negara-negara tersebut mungkin memiliki sumber daya keuangan terbatas.

Baca Juga: 10 Negara yang Dulunya Miskin Sekarang Kaya Raya

Berikut 10 negara termiskin di Asia berdasarkan metrik tersebut, pemeringkatan dalam daftar berdasarkan penurunan PDB per orang dewasa. Meski begitu kemiskinan tidak hanya bisa dilihat dari PDB per adult saja karena mencakup beragam dimensi, termasuk akses ke kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, perawatan kesehatan, pendidikan, perumahan, dan layanan sosial.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kemiskinan di suatu negara, penting untuk mempertimbangkan berbagai indikator dan ukuran. Aspek-aspek ini tidak secara langsung ditangkap oleh rata-rata pertumbuhan pendapatan kotor per orang dewasa.

10. Kamboja

PDB Per Adult pada tahun 2021: USD2,538

Kamboja atau yang dikenal secara resmi sebagai Kerajaan Kamboja, terletak di Asia Tenggara pada bagian selatan Semenanjung Indochina. Kamboja diklasifikasikan sebagai negara yang paling tidak berkembang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Meskipun memiliki pendapatan per kapita yang lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangganya, yang mengkategorikannya sebagai negara Asia yang miskin, Kamboja menawarkan salah satu ekonomi dengan pertumbuhan paling cepat di Asia.

Sektor pertanian terus menjadi pendorong utama perekonomian, sementara sektor-sektor seperti tekstil, konstruksi, garmen, dan pariwisata telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Kondisi itu menarik peningkatan investasi asing dan mendorong perdagangan internasional.

9. Pakistan

PDB Per Adult tahun 2021: USD2,366

Pakistan secara resmi dikenal sebagai Republik Islam Pakistan, terletak di Asia Selatan. Mereka dianggap sebagai negara kekuatan menengah, lantaran memiliki senjata nuklir dan termasuk dalam kategori ekonomi yang terus tumbuh.

Sepanjang sejarah sejak memperoleh kemerdekaan pada tahun 1947, Pakistan terus membuat kemajuan di sektor ekonomi dan militer meski diwarnai juga oleh ketidakstabilan politik dan ekonomi.

Negara ini masih bergulat dengan kemiskinan, buta huruf, korupsi, dan terorisme. Berdasarkan PDB per orang dewasa pada 2021, Pakistan menjadi salah satu negara Asia termiskin.

8. Kirgistan

PDB Per Adult 2021: USD2,126
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Rekomendasi
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved