Tips MotionTrade: Ketahui 4 Perbedaan Saham dan Reksa Dana Saham

Rabu, 31 Mei 2023 - 11:29 WIB
loading...
Tips MotionTrade: Ketahui...
MNC Sekuritas memberikan tips untuk para investor. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan. Bukan hanya menyediakan layanan investasi saham, MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk reksa dana yang dapat dijadikan sebagai alternatif investor untuk berinvestasi.

Baca juga: Prediksi Saham MNC Sekuritas: IHSG Hari Ini Masih Rawan Koreksi

Saham berbeda dengan reksa dana saham meskipun keduanya merupakan instrumen investasi pasar modal. Reksa dana saham adalah salah satu jenis reksa dana tempat dana investor diinvestasikan oleh manajer investasi pada saham-saham yang ada di Bursa Efek Indonesia. Jenis reksa dana ini memiliki imbal hasil yang paling tinggi dibandingkan dengan jenis reksa dana lainnya, tetapi juga memiliki risiko paling tinggi dibandingkan dengan reksa dana lainnya seperti reksa dana pendapatan tetap, reksa dana pasar uang, atau reksa dana campuran.

Saham adalah dokumen berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan dari suatu perusahaan. Saat Anda melakukan pembelian saham, maka Anda sudah ikut serta sebagai pemilik perusahaan.

Agar Anda dapat mengetahui lebih jelas perbedaan antara kedua instrumen investasi, berikut ini merupakan 4 (empat) perbedaan antara saham dengan reksa dana saham yang telah MotionTrade rangkum untuk Anda ketahui, antara lain:

1. Pengelolaan Dana
Pada saham, investor atau trader yang mengelola modal dana sepenuhnya. Reksa dana saham dikelola oleh manajer investasi, sehingga investor hanya memperoleh laporan melalui fund fact sheet serta keuntungan investasi. Besaran modal investasi saham tergantung dari harga per lot saham, 1 (satu) lot sama dengan 100 lembar saham. Pada reksa dana saham, Anda bisa membeli produk reksa dana dengan modal yang terjangkau, mulai dari Rp10.000,- saja dengan perhitungan berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit penyertaan.

2. Tingkat Risiko
Setiap investasi tentunya memiliki risiko, termasuk pada saham dan reksa dana saham. Pada investasi saham, terdapat risiko penurunan nilai saham dan likuidasi emiten, sedangkan pada reksa dana saham terdapat risiko penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB) unit kepemilikan. Tingkat risiko investasi saham lebih tinggi dibandingkan dengan reksa dana saham karena dikelola langsung oleh investor atau trader. Lain halnya dengan reksa dana saham yang dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Sambut Iduladha, MNC...
Sambut Iduladha, MNC Sekuritas dan Bank Sinarmas Tebar Kepedulian Bersama MNC Peduli
Rekomendasi
Kim Ji Yeon dan Park...
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Adu Akting dalam Drama Fantasi Romantis Baru: Dive Into You
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved