Sektor Perumahan Jadi Pembangkit Ekonomi di Tengah Pandemi Corona

Kamis, 30 Juli 2020 - 09:35 WIB
loading...
Sektor Perumahan Jadi...
Sektor perumahan menjadi sektor primadona untuk membantu pemerintah memulihkan ekonomi nasional. Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sektor perumahan menjadi sektor primadona untuk membantu pemerintah memulihkan ekonomi nasional . Pasalnya dengan menggenjot pertumbuhan di sektor perumahan, maka akan berimbas positif terhadap berbagai industri turunannya.

Dengan menciptakan multiplayer effect yang sangat signifikan inilah, pemerintah menaruh harapan besar agar sektor perumahan bisa menggeliatkan ekonomi masyarakat yang saat ini sedang terpuruk. Menurut Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Pahala Nugraha Mansury ada sekitar 177 industri terkait yang menikmati geliat sektor perumaha n. Sebut saja industri semen, bahan bangunan, keperluan rumah tangga, listrik hingga kebutuhan konsumer lainnya seperti kendaraan bermotor.

Belum lagi, lanjut Pahala, sektor perumahan juga dapat menyerap jumlah tenaga kerja yang cukup besar. Jika untuk membangun satu rumah butuh dua tenaga kerja, maka jika ada 100.000 rumah yang dibangun, sudah bisa menyerap 200.000 pekerja. (Baca: Semua Orang Kesulitan Bayar Pinjaman ke Bank, Kartika Peringatkan Soal Kredit Macet)

“Dengan bekerja tentu mereka memperoleh penghasilan. Dan penghasilan inilah yang akan menaikkan daya beli mereka sehingga ekonomi akhirnya bisa bergerak,” tutur Pahala.

Dengan semangat ikut membantu pemulihan ekonomi nasional (PEN) itulah, Pahala optimistis, dana pemerintah yang ditaruh di BTN sebesar Rp5 triliun bisa membuat perseroan menyalurkan kredit hingga Rp15 triliun atau tiga kali lipat di akhir September 2020. Jika ditargetkan sampai Desember 2020, angka penyaluran kredit BTN bahkan lebih besar lagi bisa tembus Rp30 triliun.

Optimisme Pahala tersebut disebabkan, rumah merupakan kebutuhan dasar manusia. Sehingga meski dalam masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat tetap membutuhkan rumah sebagai tempat tinggal. Apalagi jumlah backlog perumahan masih mencapai 7 juta unit, ditambah setiap tahun angka pernikahan juga meningkat terus. “Pasangan yang menikah pastinya butuh rumah. Jadi sektor perumahan masih sangat prospektif,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved