Gaduh soal Pinjol di UIN Raden Mas Said Surakarta, OJK Turun Tangan

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 16:24 WIB
loading...
Gaduh soal Pinjol di...
Kepala Eksekutif OJK Friderica Widyasari Dewi mengungkap langkah OJK pada kasus UIN Raden Mas Said Surakarta. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) meluruskan kabar terkait mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta terjerat pinjaman online atau pinjol . Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kasus yang melibatkan ribuan mahasiswa baru tersebut terkait aplikasi paylater.

Baca juga: OJK Dalami Kasus Mahasiswa Baru UIN Raden Mas Said Wajib Daftar Pinjol

Wanita yang akrab disapa Kiki ini menambahkan bahwa OJK masih mendalami kasus tersebut. OJK sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak kampus dan Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Raden Mas Said Surakarta.

“Intinya gini, ada yang bekerja sama dengan kampus untuk membukakan rekening dan itu ada banknya juga. Kalau pembukaan rekening saja gak apa-apa, tapi ini ada kerja sama juga dengan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) yang kemudian membukakan credit line bagi mahasiswa,” kata Kiki di Gedung OJK Jakarta pada Jumat (18/8/2023).

Kiki menyebut, ada sekitar 1.200 dari 4.000 mahasiswa baru yang dibukakan rekening bank. Dari 1.200 mahasiswa baru, sebanyak 200 orang dibukakan credit line pada satu PUJK. Hal itu, sambung Kiki, yang menjadi masalah karena para mahasiswa merasa diajarkan untuk konsumtif.

“Jadi kemudian ramai karena ibaratnya mahasiswa ini merasa diajarkan untuk konsumtif, berutang kan itu ibaratnya,” imbuh Kiki.

Selain itu, para mahasiswa yang dibukakan credit line juga diperintahkan untuk menyatakan diri bekerja sebagai buruh agar mendapat approval dari PUJK yang bekerja sama tersebut. Kiki mengatakan, pihaknya sedang mendalami masalah ini terkait adanya dugaan pemaksaan pengisian data.

“Kalau memang terbukti, kami akan memberi teguran. Mahasiswa itu sebenarnya tidak layak untuk berutang,” tutur Kiki.

Seperti diketahui, isu ini mencuat lantaran DEMA UIN Raden Mas Said Solo mewajibkan mahasiswa baru (MABA) mendaftar pinjol sebagai syarat pelaksanaan pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan (PBAK). Aturan mahasiswa baru diharuskan daftar pinjol sebagai syarat pelaksanaan PBAK menuai protes sejumlah pihak.

Bahkan beberapa waktu lalu sejumlah mahasiswa baru menggelar aksi demo menuntut pembubaran Dema UIN. ”Dewan kode etik mahasiswa UIN Solo juga telah mengeluarkan rekomendasi terkait kasus pinjol tersebut,” kata Wakil Direktur 1 UIN Raden Mas Said Solo Imam Makruf dalam keterangannya, Jumat (18/8/2023).

Menurut dia, sudah disampaikan keputusan rektor salah satunya memberhentikan untuk sementara seluruh kegiatan DEMA untuk waktu yang belum ditentukan. Kegiatan PBAK, pengenalan budaya akademik dan kemahasiswaan agar tidak mengganggu proses akademik.

Baca juga: Cerita Jokowi Marah Seusai Jalan Kaki 3 Km saat Hadiri HUT TNI

”Saat ini Dema diambil alih Rektorat, di bawah koordinasi Wakil Rektor 3 langsung,” ungkapnya.


(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Cara Menutup Akun Kredivo...
Cara Menutup Akun Kredivo Secara Permanen dan Aman
Cara Hapus Akun Indodana...
Cara Hapus Akun Indodana Finance Langsung dari Aplikasi
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved