BNI Kolaborasi Kementan Beri Stimulus Petani
Minggu, 02 Agustus 2020 - 16:32 WIB
loading...
BNI bersama Kementan memberikan stimulus kepada petani yang terdampak COVID-19. Foto: BNI
A
A
A
MAKASSAR - Dalam upaya membangkitkan kembali sektor pertanian di masa pandemi COVID-19, BNI Kanwil Makassar bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) juga pemerintah provinsi dan kabupaten memberikan stimulus bagi petani.
Bentuknya dengan merealisasikan upaya akselerasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) tani sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi usaha masyarakat tani dan ekosistem pendukung pertanian lainnya.
Pemberian stimulus tersebut diwujudkan saat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Sulsel, baru-baru ini.
Baca juga: Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Lebih Berani, BNI Jaring Lewat Agen Digital
Pemimpin Wilayah BNI Makassar, Hadi Santoso mengatakan, BNI menyambut positif program pemerintah khususnya di Kementan sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya Sulsel.
“Perseroan berkomitmen untuk menyalurkan KUR Tani kepada para petani sesuai sektor ekonomi unggulan pada masing-masing daerah, utamanya melalui pembiayaan secara clustering, menggarap value chain dari hulu ke hilir, serta pengembangan teknologi smartfarming dengan menggandeng start-up di bidang tersebut,” ujarnya dalam rilisnya, Minggu (2/8/2020).
Dia menuturkan, merujuk pada permenko Nomor 8 Tahun 2019 tentang pelaksanaan KUR, bunga KUR Tani menjadi 6% dengan jangka waktu maksimal 5 tahun, tentunya diharapkan petani bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendapatkan pembiayaan dengan syarat yang mudah.
Bentuknya dengan merealisasikan upaya akselerasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) tani sebagai langkah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi usaha masyarakat tani dan ekosistem pendukung pertanian lainnya.
Pemberian stimulus tersebut diwujudkan saat Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Sulsel, baru-baru ini.
Baca juga: Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Lebih Berani, BNI Jaring Lewat Agen Digital
Pemimpin Wilayah BNI Makassar, Hadi Santoso mengatakan, BNI menyambut positif program pemerintah khususnya di Kementan sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya Sulsel.
“Perseroan berkomitmen untuk menyalurkan KUR Tani kepada para petani sesuai sektor ekonomi unggulan pada masing-masing daerah, utamanya melalui pembiayaan secara clustering, menggarap value chain dari hulu ke hilir, serta pengembangan teknologi smartfarming dengan menggandeng start-up di bidang tersebut,” ujarnya dalam rilisnya, Minggu (2/8/2020).
Dia menuturkan, merujuk pada permenko Nomor 8 Tahun 2019 tentang pelaksanaan KUR, bunga KUR Tani menjadi 6% dengan jangka waktu maksimal 5 tahun, tentunya diharapkan petani bisa memanfaatkannya sebaik mungkin untuk mendapatkan pembiayaan dengan syarat yang mudah.
Lihat Juga :