Harga Beras Melambung, Pemuda Perindo Ingatkan Soal Gizi Anak
Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:01 WIB
loading...
Pemuda Perindo mengingatkan persoalan gizi anak di tengah kenaikan harga beras. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif DPP Pemuda Perindo Iqnal Shalat Sukma Wibowo mengingatkan persoalan gizi anak di tengah kenaikan harga beras . Pemuda Perindo mendesak Pemerintah segera menstabilkan harga beras.
"Dampak ketika beras naik itu bisa meningkatkan stunting, karena gizi kurang, dari sisi sosial tingkat kejahatan bakal bertambah, ketika muncul fenomena beras jelek," ujar Iqnal di Kantor DPP Perindo, Selasa (24/10/2023).
Iqnal menjelaskan tingginya harga beras bakal memicu dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Secara aspek ekonomi tingkat kemiskinan bakal bertambah. Kondisi demikian berpotensi menimbulkan dampak kejahatan akibat biaya hidup yang semakin tinggi.
Baca Juga: Pemuda Perindo Desak Pemerintah Segera Stabilkan Harga Beras
Dia juga merespons pengoplosan beras plastik di Sumatera Barat baru-baru ini. Hal itu menimbulkan dampak buruk jika dikonsumsi masyarakat. Tidak hanya itu, tingginya harga beras mendorong tingkat inflasi. Hal itu terjadi ketika kenaikan harga beras tidak diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan perkapita masayrakat.
"Dampak ketika beras naik itu bisa meningkatkan stunting, karena gizi kurang, dari sisi sosial tingkat kejahatan bakal bertambah, ketika muncul fenomena beras jelek," ujar Iqnal di Kantor DPP Perindo, Selasa (24/10/2023).
Iqnal menjelaskan tingginya harga beras bakal memicu dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Secara aspek ekonomi tingkat kemiskinan bakal bertambah. Kondisi demikian berpotensi menimbulkan dampak kejahatan akibat biaya hidup yang semakin tinggi.
Baca Juga: Pemuda Perindo Desak Pemerintah Segera Stabilkan Harga Beras
Dia juga merespons pengoplosan beras plastik di Sumatera Barat baru-baru ini. Hal itu menimbulkan dampak buruk jika dikonsumsi masyarakat. Tidak hanya itu, tingginya harga beras mendorong tingkat inflasi. Hal itu terjadi ketika kenaikan harga beras tidak diimbangi oleh pertumbuhan pendapatan perkapita masayrakat.
Lihat Juga :