Menkeu Rusia: Sanksi Ekonomi Jadi Pertanda Kelemahan Barat
Kamis, 09 November 2023 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Uni Eropa Rugi Rp2.250 Triliun Akibat Terapkan Sanksi ke Rusia
Akibatnya untuk melestarikan tatanan lama, negara Barat menggunakan sanksi yang justru membahayakan ekonomi mereka sendiri. "Sementara ekonomi baru tumbuh lebih cepat, kekuatan dan otot baru negara-negara meningkat dan secara politik mereka menjadi lebih kuat," ungkap Siluanov.
Menurut Siluanov, negara-negara berkembang diprediksi ingin mempengaruhi proses ekonomi global tanpa harus mematuhi negara-negara Barat, atau 'miliaran emas'. BRICS, diungkapkan juga olehnya adalah alternatif yang layak untuk sistem ekonomi Barat yang ada.
Blok tersebut saat ini mencakup Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Akan tetapi BRICS bakal makin luas mulai tahun depan, dimana ada 6 negara baru yang akan bergabung yakni Argentina, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan UEA pada Januari. BRICS yang diperbesar akan mewakili 37% dari PDB global, lebih dari G7 yang hanya mencapai 29,9%.
Rusia telah berulang kali menyerukan tatanan dunia multilateral, dimana Presiden Vladimir Putin menuduh Barat mengejar "pendekatan kolonial" dan membengkokkan aturan internasional sesuai keinginannya.
Akibatnya untuk melestarikan tatanan lama, negara Barat menggunakan sanksi yang justru membahayakan ekonomi mereka sendiri. "Sementara ekonomi baru tumbuh lebih cepat, kekuatan dan otot baru negara-negara meningkat dan secara politik mereka menjadi lebih kuat," ungkap Siluanov.
Menurut Siluanov, negara-negara berkembang diprediksi ingin mempengaruhi proses ekonomi global tanpa harus mematuhi negara-negara Barat, atau 'miliaran emas'. BRICS, diungkapkan juga olehnya adalah alternatif yang layak untuk sistem ekonomi Barat yang ada.
Blok tersebut saat ini mencakup Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Akan tetapi BRICS bakal makin luas mulai tahun depan, dimana ada 6 negara baru yang akan bergabung yakni Argentina, Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan UEA pada Januari. BRICS yang diperbesar akan mewakili 37% dari PDB global, lebih dari G7 yang hanya mencapai 29,9%.
Rusia telah berulang kali menyerukan tatanan dunia multilateral, dimana Presiden Vladimir Putin menuduh Barat mengejar "pendekatan kolonial" dan membengkokkan aturan internasional sesuai keinginannya.
Lihat Juga :