HIMKI Ungkap Potensi Banten dalam Memperkuat Industri Mebel Nasional

Rabu, 20 Desember 2023 - 16:07 WIB
loading...
HIMKI Ungkap Potensi...
DPP HIMKI menggelar acara FGD dan pengukuhan pengurus DPD HIMKI Banten di Hotel Ledian, Serang, Selasa (19/12/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
SERANG - Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia ( HIMKI ) menggelar acara focus group discussion (FGD). Kegiatan ini dalam rangkaian pengukuhan pengurus DPD HIMKI Banten di Hotel Ledian, Serang, Selasa (19/12/2023). Fahmi Ramadhana dipercaya menjadi ketua HIMKI Banten.

Pada FGD tersebut, para stakeholder di industri mebel dan kerajinan mengungkapkan beragam potensi Banten dalam mendukung pertumbuhan industri nasional ini yang berbasis bambu, kayu, batu fosil dan daun pandan. ”Pada acara ini kami hadir lengkap dengan para pengurus lainnya yang membidangi berbagai bidang seperti bidang UMKM, pemasaran dan sebagainya,” kata Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur.

HIMKI merencanakan Banten menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar di sektor mebel dan kerajinan. Hal ini karena didukung kesediaan bahan baku yang melimpah dan tersebar di seluruh wilayah Banten. Baca juga: HIMKI Dorong Pembukaan Pasar Baru Ekspor Mebel dan Kerajinan

Apalagi Banten juga merupakan wilayah yang sedang berkembang sangat pesat dengan kawasan perumahan yang bertebaran di mana-mana sebagai penopang wilayah Ibu Kota. ”Kota-kota Satelit yang ada di Banten akan mengalahkan Jakarta dalam 10 tahun ke depan,” lanjut Sobur memprediksi.

Sobur melanjutkan, belajar dari keberhasilan China, ternyata negara Tirai Bambu ini lebih mengutamakan pasar dalam negeri. Produk mebel China dikonsumsi sekitar 75% pasar dalam negeri. ”Dengan demikian, jika kita mau ekonominya kuat dan maju, maka kita harus kuat dulu di dalam negerinya,” tandasnya.

Untuk memperkuat dan menguasai pasar dalam negeri, HIMKI akan bekerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Mereka juga minta pemerintah bisa menahan impor mebel dan kerajinan agar produk lokal bisa eksis di pasar dalam negeri.

Banten, lanjut Sobur, tercatat dalam sejarah memiliki posisi yang strategis yang menjadikannya sebagai salah satu pusat peradaban penting di Indonesia. Cerminan posisi geostrategis Banten saat ini merepresentasikan keunggulannya atas akses yang mudah terhadap sumber daya, infrastruktur pasar, dan juga pelayanan.

Banten merupakan wilayah penyangga Ibu Kota yang merupakan jantung pemerintahan dan perekonomian nasional. Hal ini menjadikan berbagai pelayanan dan urusan yang terkait dengan investasi yang berhubungan dengan Jakarta akan menjadi efektif dan efisien dalam penyelenggaraannya.

Ketua HIMKI Banten Fahmi Ramadhana menargetkan bisa meningkatkan ekspor mebel dan kerajinan di Banten serta ikut serta dalam kontestasi pasar dunia. Ke depan HIMKI ini akan berupaya bagaimana agar usaha mebel dan kerajinan di Banten bisa dilirik dunia. Bersama HIMKI pusat, kita tengah menggarap pasar lokal yang pasarnya terus meningkat hampir Rp16 triliun per tahun,” kata pengusaha muda sukses dan founder FH Grup itu.

Dengan potensi alam yang melimpah ruah, HIMKI Banten lebih fokus untuk mengembangan usaha mebel dan kerajinan yang berbasis pada bambu, kayu, batu fosil dan daun pandan. Masing-masing pengurus daerah, nantinya memiliki tugas memberikan binaan kepada pengrajin, melakukan pelatihan, hingga studi banding dengan daerah atau provinsi yang lain.

Jenis bambu yang beraneka ragam membuat kerajinan di Banten menjadi lebih variatif mulai dari kerajinan tangan sampai ke tahap industri. Di samping itu kayu juga merupakan bahan baku yang menghasilkan beragam kerajinan dengan daya jual yang tinggi.

Limbah kayu dimanfaatkan menjadi bahan baku kerajinan seperti patung, beragam cenderamata, dan dekorasi rumah. Tidak kalah dengan yang disebutkan di atas, batu fosil juga mempunyai daya jual yang cukup tinggi. Baca juga: Tips Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Kantong Jebol

Batu fosil disulap menjadi karya yang luar biasa oleh para pengrajin yang kreatif dan inovatif. Tidak hanya kerajinan tangan, batu fosil dimanfaatkan untuk melengkapi kebutuhan rumah, seperti kursi, meja dan bahkan bathtub bisa dibuat dari batu fosil.

”Kami berharap pemerintah dapat membantu pelaku usaha mebel dan kerajinan dalam pengembangan dan pengolahan produksi, akses permodalan dan pemasaran. Selama ini sebagian produk kami seperti tas dari pandan, batu alam, mebel kayu dan kerajinan bambu sudah diekspor ke Belanda, Jepang, dan Jerman,” terangnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Memperkuat Tata Kelola...
Memperkuat Tata Kelola Ekspor, Upaya Pastikan Kekayaan Alam Berdampak Maksimal bagi Masyarakat
Rencana Ekspor Sawit...
Rencana Ekspor Sawit melalui BUMN, POPSI: Jangan Mengulang Kesalahan BPPC
RUPSLB CSIS Bahas 3...
RUPSLB CSIS Bahas 3 Agenda Utama demi Penguatan Strategi dan Arah Pertumbuhan Jangka Panjang
Ekspor RI hingga Agustus...
Ekspor RI hingga Agustus Tumbuh 7,72 Persen Jadi Rp3,09 Triliun, Ini Penopangnya
Apresiasi Indowood Expo...
Apresiasi Indowood Expo 2025, Kemenperin: Ekspor Produk Kayu Tembus Rp52,7 Triliun
HIMKI Usul 5 Strategi...
HIMKI Usul 5 Strategi Percepatan Pertumbuhan Usaha Mebel dan Kerajinan
3.349 Pelaku Industri...
3.349 Pelaku Industri Mebel dan Kerajinan Semarakkan Indowood Expo 2025 di Surabaya
276.089 Unit Mobil Toyota...
276.089 Unit Mobil Toyota Terbang ke Luar Negeri
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved