Nasib Ribuan Buruh Korban PHK Pabrik Ban di Cikarang Belum Jelas
Sabtu, 20 Januari 2024 - 12:35 WIB
loading...
Sekira 1.500 pekerja pabrik ban PT Hung-A Indonesia di Cikarang disebut masih menegosiasikan penyelesaian hak-haknya pasca-PHK. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Serikat Pekerja Logam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPL FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi Sarino mengatakan, saat ini para pekerja yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) produsen ban di Cikarang nasibnya belum jelas. Para pekerja disebut masih melakukan negosiasi dengan PT Hung-A Indonesia terkait penyelesaian hak-haknya.
"Saat ini kawan-kawan serikat yang di PT Hung-A lagi berupaya dan berusaha melakukan perundingan dengan pihak perusahaan tentang pesangon dan hak hak buruh yang biasa diterima," ujar Sarino saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (20/1/2024).Sarino menjelaskan, jumlah karyawan yang terdampak PHK di pabrik itu sekitar 1.500 orang.
Baca Juga: Pabrik Ban di Cikarang PHK Besar-Besaran, Begini Kata Kemnaker
Sebelumnya, saat dihubungi, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri mengatakan kasus tersebut sudah ditangani oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. "Kasus itu sedang di-handle Dinas Ketenagakerjaan Bekasi," ujar Indah kepada MNC Portal belum lama ini.
Baca Juga: Tentara Israel Tewas Lagi, Tiga Prajurit Terluka Serius di Gaza
"Saat ini kawan-kawan serikat yang di PT Hung-A lagi berupaya dan berusaha melakukan perundingan dengan pihak perusahaan tentang pesangon dan hak hak buruh yang biasa diterima," ujar Sarino saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (20/1/2024).Sarino menjelaskan, jumlah karyawan yang terdampak PHK di pabrik itu sekitar 1.500 orang.
Baca Juga: Pabrik Ban di Cikarang PHK Besar-Besaran, Begini Kata Kemnaker
Sebelumnya, saat dihubungi, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Indah Anggoro Putri mengatakan kasus tersebut sudah ditangani oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. "Kasus itu sedang di-handle Dinas Ketenagakerjaan Bekasi," ujar Indah kepada MNC Portal belum lama ini.
Baca Juga: Tentara Israel Tewas Lagi, Tiga Prajurit Terluka Serius di Gaza
Lihat Juga :