Bos New Development Bank: BRICS Bakal Salip G7 pada 2028

Rabu, 14 Februari 2024 - 19:00 WIB
loading...
Bos New Development...
NDB memproyeksikan kekuatan ekonomi BRICS akan melampaui G7 pada tahun 2028. FOTO/Dok.
A A A
JAKARTA - Kepala New Development Bank (NDB/Bank Pembangunan Baru) Dilma Rousseff optimistis negara-negara anggota BRICS akan menyalip G7 dalam hal kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) global dalam empat tahun ke depan.

Berbicara pada KTT Pemerintah Dunia di Dubai, ketua lembaga pemberi pinjaman multinasional tersebut mengatakan bahwa dengan penambahan anggota baru, pangsa kelompok ini dalam output perekonomian global akan meningkat dari saat ini 35% menjadi 40% pada tahun 2028. Sementara itu, pangsa G7 akan turun menjadi 27,8%.

Baca Juga: Arab Saudi Disebut Resmi Gabung BRICS, Ini Respons Kerajaan

Seperti dilansir Russia Today, Rabu (14/2/2024), Rousseff juga mencatat bahwa pangsa BRICS dalam perdagangan global tumbuh dari 37% pada tahun 2016 menjadi 41% pada tahun 2022, sedangkan posisi G7 terkikis dengan pangsanya menurun dari 62% menjadi 58%.

Kelompok negara berkembang BRICS, yang sebelumnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, telah mengalami ekspansi besar-besaran setelah Arab Saudi, Iran, Etiopia, Mesir, dan Uni Emirat Arab bergabung pada bulan Januari tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Rekomendasi
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
VISION+ Perkenalkan...
VISION+ Perkenalkan First Look My Chef in Crime, Sintya Marisca Siap Beraksi
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved