Bisnis P2P Lending Jadi Sorotan, Asosiasi Dorong Pelaku Usaha Perketat Mitigasi Risiko Kredit Macet

Kamis, 07 Maret 2024 - 21:52 WIB
loading...
Bisnis P2P Lending Jadi...
Isu kredit macet yang dialami sejumlah pelaku P2P Lending memicu keresahan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Industri P2P Lending Indonesia dalam sorotan. Isu kredit macet yang dialami sejumlah pelaku P2P Lending memicu keresahan di kalangan pemberi pinjaman (Lender), seperti Investree, Danamas, Tanifund, IGrow, dan TrustIQ. Permasalahan tersebut dipicu besarnya data TKB90 sejak akhir 2023.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menujukkan, tingkat risiko kredit macet agregat (TWP90) Fintech P2P Lending berada di posisi 2,93% per Desember 2023. Persentase di atas naik sebanyak 0,12% dibandingkan posisi TWP90 per November 2023 yang sebesar 2,81%. Adapun nilai outstanding pembiayaan P2P Lending per akhir tahun 2023 tercatat sejumlah Rp 59,64 triliun, tumbuh 16 persen dari tahun sebelumnya.

Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI) mengimbau semua anggotanya melakukan mitigasi secara ketat guna menghindari kenaikan kasus gagal bayar ini terus meningkat.

“Mitigasi dilakukan dengan meningkatkan standar pemberian pinjaman, evaluasi risiko secara lebih ketat, memberikan edukasi keuangan kepada peminjam, dan mendorong transparansi dalam pelaporan kinerja keuangan,” kata Director of Corporate Communication AFPI Andrisyah Tauladan.

Baca Juga: OJK Minta Pinjol P2P Lending Fokus Salurkan Pembiayaan UMKM
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menyatukan Pembiayaan...
Menyatukan Pembiayaan Aset Bergerak dalam Strategi Pemasaran Digital
Utang UMKM Rp2,7 Triliun...
Utang UMKM Rp2,7 Triliun Sudah Direstrukturisasi, OJK Minta Hapus Kredit Macet Lanjut
Mengintip Risiko Kucuran...
Mengintip Risiko Kucuran Dana Rp200 Triliun dari BI ke Perbankan
Samir Fintek Telah Salurkan...
Samir Fintek Telah Salurkan Pendanaan Rp3 Triliun ke Masyarakat
15 Fintech P2P Lending...
15 Fintech P2P Lending Belum Penuhi Modal Minimum Rp12,5 Miliar Jelang Deadline Juli
Jelang Libur Panjang...
Jelang Libur Panjang Nataru, OJK Ungkap Kredit Pinjaman Online Capai Rp75,02 Triliun
KPK Telusuri Kredit...
KPK Telusuri Kredit Macet terkait Kasus LPEI
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
Kejagung Geledah Apartemen...
Kejagung Geledah Apartemen dan Rumah 3 Tersangka Kasus Kredit Sritex, Sita Belasan Barbuk
Rekomendasi
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Berita Terkini
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved