Investasi Blok Masela Capai Rp324 Triliun, SKK Migas Bocorkan Kabar Terbarunya
Selasa, 12 Maret 2024 - 18:57 WIB
loading...
SKK Migas mengungkapkan, kabar terbaru dari pengembangan proyek LNG Abadi Masela yang menelan investasi USD20,9 miliar atau sekitar Rp324 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) mengungkapkan, kabar terbaru dari pengembangan proyek LNG Abadi Masela. Bersama dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) INPEX Masela, LTD., dan beberapa mitra di antaranya PT Pertamina Hulu Energi Masela dan PETRONAS Masela, Sdn.Bhd., berkomitmen menjalankan Blok Masela dengan efisiensi yang tinggi, berkualitas dan mengutamakan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Baca Juga: Revisi Pengembangan Blok Masela Diteken Menteri ESDM, Nilai Investasinya Tembus Segini
Adapun salah satu pencapaian signifikan yaitu penyelesaian kegiatan survei lapangan tambahan sebagai bagian dari melanjutkan proses persetujuan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), yang mencakup data tambahan hasil observasi ekosistem terumbu karang dan hasil resolusi aspirasi mewakili Maluku Barat Daya (MBD).
Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari Masyarakat dan akademisi yang berasal dari MBD yang aktif di Universitas Pattimura (UNPATTI). Hasil tersebut akan diintegrasikan dalam revisi dokumen ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan Hidup) dan RKL-RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup – Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup).
Baca Juga: Rencana Pengembangan Blok Masela Dapat Restu, Ladang Gas Terbesar RI Siap Dibor
Dalam keterangan resminya, Selasa (12/3/2024) SKK Migas juga mengaku telah menerima penyerahan hasil pengadaan tanah kawasan non-hutan seluas kurang lebih 28.9 hektare untuk lokasi pembangunan salah satu fasilitas proyek LNG Abadi dari Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dari Kantor Wilayah BPN Maluku pada 19 Februari 2024 di Ambon, Provinsi Maluku sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung kelancaran proyek.
Baca Juga: Revisi Pengembangan Blok Masela Diteken Menteri ESDM, Nilai Investasinya Tembus Segini
Adapun salah satu pencapaian signifikan yaitu penyelesaian kegiatan survei lapangan tambahan sebagai bagian dari melanjutkan proses persetujuan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), yang mencakup data tambahan hasil observasi ekosistem terumbu karang dan hasil resolusi aspirasi mewakili Maluku Barat Daya (MBD).
Proses ini melibatkan partisipasi aktif dari Masyarakat dan akademisi yang berasal dari MBD yang aktif di Universitas Pattimura (UNPATTI). Hasil tersebut akan diintegrasikan dalam revisi dokumen ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan Hidup) dan RKL-RPL (Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup – Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup).
Baca Juga: Rencana Pengembangan Blok Masela Dapat Restu, Ladang Gas Terbesar RI Siap Dibor
Dalam keterangan resminya, Selasa (12/3/2024) SKK Migas juga mengaku telah menerima penyerahan hasil pengadaan tanah kawasan non-hutan seluas kurang lebih 28.9 hektare untuk lokasi pembangunan salah satu fasilitas proyek LNG Abadi dari Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dari Kantor Wilayah BPN Maluku pada 19 Februari 2024 di Ambon, Provinsi Maluku sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung kelancaran proyek.
Lihat Juga :