Pergerakan Masih Sideways, IHSG Diprediksi Berada di Kisaran 7.000-7.180

Senin, 13 Mei 2024 - 05:51 WIB
loading...
Pergerakan Masih Sideways,...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini, Senin (13/5/2024) berpotensi dalam kecenderungan menguat di kisaran 7.000 – 7.180. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pekan ini, Senin (13/5/2024) berpotensi dalam kecenderungan menguat pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 7.000 – 7.180.

Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Memerah ke 7.088 Saat Ada 367 Saham Berjatuhan

Pengamat pasar modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto mengatakan, dari perdagangan sebelumnya, pergerakan IHSG masih mengalami tekanan dengan posisi di area demand zone.

"Nampak seperti belum bosan dengan pergerakan sideways, saham-saham 1st liner melemah, namun saham-saham 2nd liner mendapat giliran," tulis William dalam analisisnya, Minggu (12/5/2024).

Belum banyak hal yang bisa dibahas dari pergerakan IHSG saat ini dikarenakan pergerakan yang masih sideways dan pembentukan demand zone. Baca Juga: Sikap Dovish The Fed Mendongkrak Wall Street ke Zona Hijau

"Namun Anda dapat memanfaatkan kondisi ini untuk mengincar saham-saham 2nd liner dengan sentimen aksi korporasi seperti pembagian dividen dan lain-lain," katanya.

Secara teknikal, IHSG masih bergerak di area demand zone pada 7.000 – 7.180. "Potensi penguatan menembus demand zone cukup tinggi, terlihat fase jenuh jual sudah terjadi." ujar William.

Sedangkan untuk sentimen belum ada sentimen baru yang perlu diperhatikan saat ini. Sebelumnya IHSG ditutup melemah sebesar -34.81 poin (-0.49%) menuju 7088,79 pada perdagangan hari Rabu 8 Mei 2024.

Sebanyak 194 saham menguat, 367 saham menurun, dan 218 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi mencapai 13.08T (all market).

Berikut beberapa rekomendasi saham secara teknikal.

SILO, buy, support 2500, resistance 2740.
Trend following dengan posisi candlestick menguat di atas MA5 dan MA20.

DOID, sell on strength, support 525, resistance 570.
Pengujian resistance 570, potensi mengalami jenuh beli dan koreksi sehat.

MAIN, buy, support 545, resistance 595.
Konfirmasi pola double bottom pada neckline 560.

MBMA, buy, support 525, resistance 595.
Pergerakan harga membentuk pola cup and handle dengan neckline pada 595.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Berita Terkini
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved