Kebut Belanja Pemerintah Demi Perbaiki Ekonomi, Airlangga Punya Program Apa Saja?
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 15:57 WIB
loading...
Airlangga menerangkan beberapa program apa saja yang sedang disiapkan terkait percepatan belanja pemerintah dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 dan pertumbuhan ekonomi tahun 2021. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato meyakini, percepatan belanja pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 dan pertumbuhan ekonomi tahun 2021. Untuk itu Pemerintah tengah mendorong strategi tersebut dengan berbagai upaya ekstra.
“Tidak lupa, kami juga menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi yang rutin dan secara regular dilaksanakan koordinasi untuk percepatan realisasi belanja ini,” kata Menko Airlangga di Jakarta, Jumat (21/8/2020).
(Baca Juga: Belanja Pemerintah Dinilai Bisa Atasi Krisis Ekonomi Saat Pandemi )
Adapun usulan Program yang sedang disiapkan antara lain, pinjaman PEN Daerah yang diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan no. 105/2020), Tambahan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Program PEN. Program Padat Karya Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Pengembangan Desa Digital dan UMKM Digital, Penambahan kuota alokasi Program Kartu Prakerja. Serta Program Gerakan Belanja di Pasar Rakyat; dan Program Padat Karya dalam Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sementara itu, sejumlah Kementerian dan Lembaga juga mengajukan beberapa Usulan Program, yakni Program Bangga Buatan Indonesia, Program Beli Karet untuk Aspal 2020-2021, Program Beli Bahan Baku Industri Kecil dan Menengah, Program Beli (Discount) Produk UMKM. Program Beli Produk Rakyat melalui Pegadaian, serta Program Padat Karya Penyangga Wisata.
“Tidak lupa, kami juga menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi yang rutin dan secara regular dilaksanakan koordinasi untuk percepatan realisasi belanja ini,” kata Menko Airlangga di Jakarta, Jumat (21/8/2020).
(Baca Juga: Belanja Pemerintah Dinilai Bisa Atasi Krisis Ekonomi Saat Pandemi )
Adapun usulan Program yang sedang disiapkan antara lain, pinjaman PEN Daerah yang diatur oleh Peraturan Menteri Keuangan no. 105/2020), Tambahan Dana Insentif Daerah (DID) untuk Program PEN. Program Padat Karya Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Pengembangan Desa Digital dan UMKM Digital, Penambahan kuota alokasi Program Kartu Prakerja. Serta Program Gerakan Belanja di Pasar Rakyat; dan Program Padat Karya dalam Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Sementara itu, sejumlah Kementerian dan Lembaga juga mengajukan beberapa Usulan Program, yakni Program Bangga Buatan Indonesia, Program Beli Karet untuk Aspal 2020-2021, Program Beli Bahan Baku Industri Kecil dan Menengah, Program Beli (Discount) Produk UMKM. Program Beli Produk Rakyat melalui Pegadaian, serta Program Padat Karya Penyangga Wisata.
Lihat Juga :