Kejar Swasembada Daging Sapi, Mentan Panen Pedet di Lombok Tengah
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
"Karena Lombok Tengah dengan Mandalikanya sebagai Top Top Priority Destination, sudah pasti Bapak Presiden Jokowi sering hadir di Lombok Tengah ini. Tentunya nanti dapat sekalian melihat perkembangan budidaya sapi," ujarnya. ( Baca juga:Permintaan Rumah Subsidi Naik Gila-Gilaan, Pertanda Apa? )
"Program 1.000 desa sapi sangat tepat untuk mengoptimalkan lahan-lahan tidur di NTB. Seluruh desa yang ada di Pulau Lombok dan Sumbawa siap mengembangkan program ini," lanjut Zulkieflimansyah.
Perlu diketahui, hingga dengan 27 Juli 2020 secara nasional, program Sikomandan telah melakukan IB sebanyak 2.318.136 akseptor, bunting 1.359.094 ekor, dan kelahiran sebanyak 1.394.446 ekor. Dengan keberhasilan tersebut terjadi lompatan populasi sapi atau kerbau yang cukup signifikan selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar 3,37 juta ekor, sehingga populasi saat ini berjumlah 18,82 juta ekor.
Dalam panen pedet ini, Mentan memberikan bantuan sektor peternakan untuk Provinsi NTB sebesar Rp10,85 miliar dan khusus Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp1,79 miliar. Bantuan untuk Provinsi NTB tersebut berupa berupa bibit itik 10 ribu ekor, sapi potong 140 ekor, kambing 225 ekor, ayam lokal 4.000 ekor, optimalisasi reproduksi sebanyak 126.993 akseptor.
Selain itu menyerahkan juga fasilitas KUR BRI sebesar Rp178,48 miliar, polis asuransi ternak sapi kerbau Provinsi NTB sebanyak 1.669 ekor, dan klaim asuransi ternak sapi kerbau Rp1,67 miliar.
"Program 1.000 desa sapi sangat tepat untuk mengoptimalkan lahan-lahan tidur di NTB. Seluruh desa yang ada di Pulau Lombok dan Sumbawa siap mengembangkan program ini," lanjut Zulkieflimansyah.
Perlu diketahui, hingga dengan 27 Juli 2020 secara nasional, program Sikomandan telah melakukan IB sebanyak 2.318.136 akseptor, bunting 1.359.094 ekor, dan kelahiran sebanyak 1.394.446 ekor. Dengan keberhasilan tersebut terjadi lompatan populasi sapi atau kerbau yang cukup signifikan selama lima tahun terakhir, yaitu sebesar 3,37 juta ekor, sehingga populasi saat ini berjumlah 18,82 juta ekor.
Dalam panen pedet ini, Mentan memberikan bantuan sektor peternakan untuk Provinsi NTB sebesar Rp10,85 miliar dan khusus Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp1,79 miliar. Bantuan untuk Provinsi NTB tersebut berupa berupa bibit itik 10 ribu ekor, sapi potong 140 ekor, kambing 225 ekor, ayam lokal 4.000 ekor, optimalisasi reproduksi sebanyak 126.993 akseptor.
Selain itu menyerahkan juga fasilitas KUR BRI sebesar Rp178,48 miliar, polis asuransi ternak sapi kerbau Provinsi NTB sebanyak 1.669 ekor, dan klaim asuransi ternak sapi kerbau Rp1,67 miliar.
(uka)
Lihat Juga :