Tiket Pesawat Mahal, Menhub Sebut Relaksasi Bea Impor Suku Cadang Jadi Solusi
Jum'at, 20 September 2024 - 20:00 WIB
loading...
Relaksasi Bea impor dianggap bisa berkontribusi dalam penurunan harga tiket pesawat kedepannya.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan setidaknya ada beberapa strategi dalam menurunkan harga tiket pesawat. Seperti relaksasi bea impor suku cadang, menurunkan harga avtur, dan relaksasi PPN, dan meninjau ulang rute-rute penerbangan.
Menhub mengatakan untuk relaksasi bea impor suku cadang pesawat saat ini sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan. Harapannya hal ini bisa berkontribusi dalam penurunan harga tiket pesawat kedepannya.
Baca Juga : Dorong Minat Kunjungan Wisata, Kemenparekraf Minta Harga Tiket Pesawat Turun 40%
"Itu (pajak impor suku cadang) sedang dibahas, pada dasarnya Kementerian Keuangan setuju," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jumat (20/9/2024).
Menhub mengatakan, bea impor suku cadang ini menjadi komponen penting yang harus diturunkan. Sebab dampaknya, operator penerbangan Indonesia terancam untuk memilih melakukan perawatan dan perbaikan pesawat di luar negeri ketimbang dalam negeri karena relatif tidak dikenakan pajak.
Menhub mengatakan untuk relaksasi bea impor suku cadang pesawat saat ini sudah disetujui oleh Kementerian Keuangan. Harapannya hal ini bisa berkontribusi dalam penurunan harga tiket pesawat kedepannya.
Baca Juga : Dorong Minat Kunjungan Wisata, Kemenparekraf Minta Harga Tiket Pesawat Turun 40%
"Itu (pajak impor suku cadang) sedang dibahas, pada dasarnya Kementerian Keuangan setuju," ujarnya saat ditemui di Kompleks DPR RI, Jumat (20/9/2024).
Menhub mengatakan, bea impor suku cadang ini menjadi komponen penting yang harus diturunkan. Sebab dampaknya, operator penerbangan Indonesia terancam untuk memilih melakukan perawatan dan perbaikan pesawat di luar negeri ketimbang dalam negeri karena relatif tidak dikenakan pajak.
Lihat Juga :