ADCP Gandeng OK OCE Kembangkan Bisnis Properti

Minggu, 06 Oktober 2024 - 21:49 WIB
loading...
ADCP Gandeng OK OCE...
Adhi Commuter Properti (ADCP) menandatangani MoU dengan OK OCE, gerakan sosial wirausaha, untuk menggali berbagai potensi pengembangan bisnis dalam pengelolaan kawasan properti ADCP. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan OK OCE , gerakan sosial wirausaha, untuk menggali berbagai potensi pengembangan bisnis dalam pengelolaan kawasan properti ADCP yang terintegrasi dengan titik simpul transportasi massal.

Kolaborasi kedua pihak juga sebagai wujud keseriusan ADCP dalam menerapkan komitmen Environmental, Social & Governance (ESG) di lingkungan usahanya. Baca Juga: Didukung Sandiaga Uno, Bisnis Jamu Racikan Ayah Laku Pesat Berkat Program OKE OCE

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama ADCP, Rizkan Firman dengan Ketua Umum OK OCE, Iim Rusyamsi disaksikan pendiri OK OCE yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno serta Direktur Pemasaran dan Produksi ADCP, Farid Budiyanto di Jakarta, Sabtu (5/10/2024).

ADCP Gandeng OK OCE Kembangkan Bisnis Properti


Dijelaskan kerja sama kedua pihak akan memfokuskan potensi pengembangan bisnis dari para UMKM, anggota binaan OK OCE. Kegiatan ini menandakan awal dimulainya kerja sama antara ADCP dan OK OCE selaku Badan Hukum berbasis ekonomi kerakyatan dan kepedulian sosial dengan ADCP selaku pengembang properti, baik berupa hunian, maupun area komersial berkonsep Transit Oriented Development – TOD di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.

Baca Juga: Kawasan Bandara Soetta Jadi Magnet Pengembangan Properti

Direktur Utama ADCP Rizkan Firman mengatakan, project properti yang dikelola ADCP saat ini berada di 12 lokasi di Jabodetabek. "Project terbanya kita berada di dekat moda transportasi LRT. Beberapa project lain dekat dengan halte Transjakarta dan Stasiun KRL Commuterline," ungkap Rizkan di sela acara penandatanganan MoU.

Rizkan menyebutkan, project properti di Sentul merupakan salah satu project besar yang dikelola ADCP. "Di Sentul kita ada 2 lokasi, satu diantaranya dekat pintu keluar tol Sentul dan nanti akan ada pembangunan LRT tahap 2. Ada program OK OCE yang berpotensi kita kolaborasikan dengan potensi investasi yang ada," ungkapnya.

"Sebagian besar project kami adalaah mixed use, yang mencakup rumah, kampus, hotel, office. Karena trafik penumpang tinggi, kami juga sediakan slot untuk UMKM," ucap Rizkan.

Dia menambahkan, total luasan land bank milik ADCP di Sentul mencapai 120 ha dan yang sudah diutilisasi baru 10 ha untuk project hunian tapak. "Area komerisial kita bangun di bagian depan, dekat titik stasiun LRT sssuai Perpres ada di sana. Di setiap titik stasiun LRT ada area 5-6 ha. Potensi investasi ini yang kami akan kerjasamakan dengan OK OCE," lanjut Rizkan.

CEO PT Master Teknologi Indusyri Nusantara, Ferdy hikmasanjaya, mengatakan, perusahaannya turut berpartisipasi dalam kolaborasi ADCP dengan OK OCE.

"Setelah kita menandatangani MoU hari ini dengan OK OCE, kita akan menjalankan sektor baru di OK OCE yakni digital properti. Kita akan ambil bagian di sektor baru in," kata Ferdy.

Dijelaskan, perusahaannya juga berpatner dengan Adhi Karya untuk memasarkan project-project yang mereka garap.

Ketua Umum OK OCE Iim Rusyamsi, mengatakan, saat ini da 300 komunitas di seluruh Tanah Air dengan 800 ribu anggota yang sudah bergabung ke OK OCE. "Kali ini kita undang 30 komunitas di Jabodetabek utuk hadir di acara penandatanganan MoU ini," sebutnya.

Dia mengatakan, untuk mendorong pemberdayaan UMKM dan penciptaan lapangan kerja baru, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah, swasta dan perguruan tinggi.

Program OK OCE selama ini diklaim telah menyerap 1,8 juta lapangan kerja dan sampai akhir tahun ini ditargetkan menyerap 2 juta lapangan kerja. Menparekraf dan Pendiri OK OCE, Sandiaga Uno mengatakan, OK OCE didirikan 8 tahun lalu dan sampai sekarang tetap solid.

"Indonesia hanya punya waktu kurang dari 15 tahun untuk meraih Indonesia Emas di 2045 karena usia demografi kita besar dan harus maksimalkan, dengan 70 persen usia produktif, serta yang usia 40 ke atas mencapai 50 persen," ujar Sandiaga Uno.

Dia menambahkan, produk domestik bruto (PDB) Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 18.000 atau 20.000 dolar AS dari posisi saat ini saat ini 5.000 dolar AS.

"Sebanyak 4,4 juta lapangan kerja baru akan bisa kita ciptakan. UMKM yang tergabung dalam OKE OCE jadi motor penggerak. Indonesia saat ini berada di 3 besar ekonomi kreatif dunia dan berkontribusi 8 persen di bawah Amerika Serikat dan Korea."

"Kita bisa melompat ke depan dengan digital economy, tapi kita butuh 9 juta digital talent. Karena itu, dukungan dan peran pemerintah sangat sentral," tegas Sandiaga Uno.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
IFBC 2026 Palembang...
IFBC 2026 Palembang Dorong Lahirnya Wirausaha Baru
YIS Salurkan Paket Sembako...
YIS Salurkan Paket Sembako ke Warga Terdampak Bencana Sumbar
Kurikulum Koperasi Dorong...
Kurikulum Koperasi Dorong Koperasi Mahasiswa sebagai Inkubator Wirausaha
Rekomendasi
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
10 Pengusaha Sukses...
10 Pengusaha Sukses yang Memulai Bisnis di Usia 50 Tahun ke Atas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved