Trump Ancam Kenakan Tarif 25% untuk Meksiko dan Kanada

Selasa, 26 November 2024 - 14:00 WIB
loading...
A A A
"Perwakilan China mengatakan kepada saya bahwa mereka akan memberlakukan hukuman maksimum, yaitu hukuman mati, bagi setiap pengedar narkoba yang tertangkap melakukan ini, tetapi, sayangnya, mereka tidak pernah menindaklanjutinya, dan narkoba mengalir ke negara kita, sebagian besar melalui Meksiko, pada tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya," kata Trump.

Pengumuman Trump menuai respons cepat dari Ottawa dan Beijing dan bergema di seluruh pasar internasional. Mata uang termasuk dolar Kanada, peso Meksiko, euro, pound Inggris, won Korea, dan dolar Australia turun terhadap dolar AS. Wakil Perdana Menteri Kanada dan Menteri Keuangan Chrystia Freeland mengatakan Kanada dan AS memiliki salah satu "hubungan terkuat dan terdekat - terutama dalam hal perdagangan dan keamanan perbatasan".

"Kanada menempatkan prioritas tertinggi pada keamanan perbatasan dan integritas perbatasan bersama kita. Hubungan kita saat ini seimbang dan saling menguntungkan, terutama bagi pekerja Amerika," kata Freeland dalam sebuah pernyataan yang tidak secara langsung merujuk pada ancaman tarif Trump.

"Saat ini, Kanada membeli lebih banyak dari Amerika Serikat daripada gabungan China, Jepang, Prancis, dan Inggris." Freeland menambahkan bahwa otoritas AS dan Kanada bekerja sama "setiap hari untuk menghentikan momok fentanil yang datang dari China dan negara-negara lain" dan bahwa minyak Kanada "penting" untuk pasokan energi domestik AS.

Baca Juga: Mengapa Elon Musk Jadi Orang Kepercayaan Donald Trump?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Rekomendasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved