Pemerintah Targetkan Masalah Sampah Tuntas 100% pada 2029
Rabu, 30 April 2025 - 22:06 WIB
loading...
A
A
A
Inisiatif pengelolaan sampah telah berkembang di berbagai sektor, namun diperlukan kolaborasi lintas lembaga dan sektor untuk mengintegrasikan upaya tersebut. Keterbukaan data dan insentif kebijakan, baik fiskal maupun regulasi, menjadi faktor penentu kemajuan industri daur ulang.
Perwakilan industri kemasan berbahan plastik, termasuk Unilever Indonesia, Nestle Indonesia, dan AQUA menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menangani sampah plastik. Head of Division Environment & Sustainability Unilever Indonesia Foundation, Maya Tamimi, menyatakan perusahaan terus berkomitmen untuk mengelola sampah plastik. "Kami percaya kolaborasi adalah kunci menuju masa depan yang bebas sampah," kata dia.
Baca Juga: 7 Fakta Azealia Banks yang Sebut Indonesia Tempat Sampah Dunia
Sustainability Delivery Lead Nestle Indonesia, Maruli Sitompul menjelaskan langkah-langkah konkret yang telah diambil perusahaan, seperti penggunaan kemasan daur ulang dan dukungan terhadap infrastruktur pengelolaan sampah. Sementara, Public Affairs and Sustainability Director AQUA, Astri Wahyuni, menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pemerintah untuk memperkuat solusi sistemik dalam pengelolaan sampah. Dengan berbagai upaya dan kolaborasi yang dilakukan, diharapkan target penyelesaian masalah sampah 100% pada tahun 2029 dapat tercapai, demi lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Komitmen Bersama
Perwakilan industri kemasan berbahan plastik, termasuk Unilever Indonesia, Nestle Indonesia, dan AQUA menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam menangani sampah plastik. Head of Division Environment & Sustainability Unilever Indonesia Foundation, Maya Tamimi, menyatakan perusahaan terus berkomitmen untuk mengelola sampah plastik. "Kami percaya kolaborasi adalah kunci menuju masa depan yang bebas sampah," kata dia.
Baca Juga: 7 Fakta Azealia Banks yang Sebut Indonesia Tempat Sampah Dunia
Sustainability Delivery Lead Nestle Indonesia, Maruli Sitompul menjelaskan langkah-langkah konkret yang telah diambil perusahaan, seperti penggunaan kemasan daur ulang dan dukungan terhadap infrastruktur pengelolaan sampah. Sementara, Public Affairs and Sustainability Director AQUA, Astri Wahyuni, menyoroti pentingnya dukungan kebijakan pemerintah untuk memperkuat solusi sistemik dalam pengelolaan sampah. Dengan berbagai upaya dan kolaborasi yang dilakukan, diharapkan target penyelesaian masalah sampah 100% pada tahun 2029 dapat tercapai, demi lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :