Bahas Korban PHK, Menaker Negara G20 Kumpul Gelar Temu Virtual
Kamis, 10 September 2020 - 23:04 WIB
loading...
Menaker Ida Fauziyah. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja dan Perburuhan seluruh negara G20 menyelenggaran temu virtual. Pertemuan tersebut membahas salah satunya terkait perlindungan bagi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) di kawasan Asia Pasifik.
"Saya juga menyambut baik deklarasi menaker G20 yang mencakup empat isu strategis salag satunya terkait perlindungan sosial bagi pekerja," ungkap Menaker Ida Fauziyah , di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Baca Juga: DKI Terapkan PSBB Jilid Kedua, PHK Massal Mengancam
Menurut dia empat isu strategis yang dibahas, antara lain mengadaptasi perlindungan sosial untuk mencerminkan pola kerja yang berubah, mempersiapkan generasi muda menghadapi transisi dunia kerja dan merumuskan kebijakan pasar tenaga kerja yang kuat untuk diadopsi ke dalam Deklarasi Menteri Perburuhan dan Tenaga Kerja negara-negara anggota G20. Namun demikan fokus utaam saat ini ialah bagaimana melindungi pekerja dari dampak corona virus.
"Kebijakan perlindungan sosial di saat krisis dan kondisi normal, dapat terus diperkuat dengan mendorong dialog sosial untuk menghasilkan skema perlindungan yang terbaik, tepat dan inklusif, " lanjutnya.
Ida mengatakan pandemi Covid-19 merupakan peluang bagi negara-negara G20 untuk merefleksikan dan mengoptimalkan kebijakan perlindungan sosial bagi pekerja yang sebaiknya terintegrasi dalam mewujudkan perlindungan sosial untuk semua. Terkait mempersiapkan generasi muda yang lebih baik dan berkualitas, sambungnya, Indonesia menyadari pentingnya peningkatan keterampilan dan daya saing bagi kaum muda.
Hal ini sebagai upaya untuk membawa kaum muda yang masih berstatus NEET (not in employment, education and/or training) ke pasar tenaga kerja, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dan pendapatan. Berdasarkan proyeksi data hingga tahun 2025, tingkat pengangguran kaum muda dapat mencapai kurang dari 15 persen pada tahun 2025.
"Untuk itu, Indonesia optimis dalam mencapai komitmen Antalya Target 2025, menurunkan tingkat pengangguran muda hingga 15 persen di tahun 2025, ” jelasnya. Baca Juga: PSBB Is Back, Ekonomi Ambyar!
"Saya juga menyambut baik deklarasi menaker G20 yang mencakup empat isu strategis salag satunya terkait perlindungan sosial bagi pekerja," ungkap Menaker Ida Fauziyah , di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Baca Juga: DKI Terapkan PSBB Jilid Kedua, PHK Massal Mengancam
Menurut dia empat isu strategis yang dibahas, antara lain mengadaptasi perlindungan sosial untuk mencerminkan pola kerja yang berubah, mempersiapkan generasi muda menghadapi transisi dunia kerja dan merumuskan kebijakan pasar tenaga kerja yang kuat untuk diadopsi ke dalam Deklarasi Menteri Perburuhan dan Tenaga Kerja negara-negara anggota G20. Namun demikan fokus utaam saat ini ialah bagaimana melindungi pekerja dari dampak corona virus.
"Kebijakan perlindungan sosial di saat krisis dan kondisi normal, dapat terus diperkuat dengan mendorong dialog sosial untuk menghasilkan skema perlindungan yang terbaik, tepat dan inklusif, " lanjutnya.
Ida mengatakan pandemi Covid-19 merupakan peluang bagi negara-negara G20 untuk merefleksikan dan mengoptimalkan kebijakan perlindungan sosial bagi pekerja yang sebaiknya terintegrasi dalam mewujudkan perlindungan sosial untuk semua. Terkait mempersiapkan generasi muda yang lebih baik dan berkualitas, sambungnya, Indonesia menyadari pentingnya peningkatan keterampilan dan daya saing bagi kaum muda.
Hal ini sebagai upaya untuk membawa kaum muda yang masih berstatus NEET (not in employment, education and/or training) ke pasar tenaga kerja, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan dan pendapatan. Berdasarkan proyeksi data hingga tahun 2025, tingkat pengangguran kaum muda dapat mencapai kurang dari 15 persen pada tahun 2025.
"Untuk itu, Indonesia optimis dalam mencapai komitmen Antalya Target 2025, menurunkan tingkat pengangguran muda hingga 15 persen di tahun 2025, ” jelasnya. Baca Juga: PSBB Is Back, Ekonomi Ambyar!
Lihat Juga :