Dompet Dhuafa Inisiasi Program Ketahanan Ekonomi Skala Keluarga
Jum'at, 18 September 2020 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
“Perlu diluncurkan inisiasi Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) yang manfaatnya dapat segera dinikmati oleh mereka yang lemah melalui program pemberdayaan berdasar filantropreneur, melibatkan seluruh pihak terkait, dalam program atau proyek padat karya multiguna,” tambahnya.
Baca Juga: Dipimpin Sri Mulyani, Berikut Formasi Lengkap Dewan Moneter
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhajir Efendi, menambahkan semakin banyak LSM seperti Dompet Dhuafa maupun organisasi sosial yang peduli dengan stunting, tentunya akan semakin baik. Pasalnya masalah stunting bukan hanya beban atau urusan pemerintah maupun negara saja.
“Malah justru kita turut serta dalam peran aktif penuh, berkomitmen sungguh-sungguh pada penuntasan stunting dari masyarakat madani seperti Dompet Dhuafa maupun organisasi sosial. Atas nama pemerintah saya menguncapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang memiliki kepedulian luar biasa atas program prioritas dalam membangun sumber daya manusia. Kami juga menunggu organisasi sosial yang lain untuk bergabung dengan Dompet Dhuafa,” harapnya.
Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf Dompet Dhuafa Bambang Suherman memaparkan bahwa sejak 2015 Dompet Dhuafa sudah terlibat di program stunting. Terdapat 26 titik di Kabupaten dan Kota, program stunting yang masih terus berjalan. Untuk itu dibutuhkan pendamping di level bawah yang basisnya penguatan keluarga.“Melalui pendidikan, perilaku kesehatan dan ekonomi untuk kami menciptakan generasi sehat. Intervensi berbasis dampak Corona, juga ada 155 kader terlatih untuk mendampingi,” kata Bambang.
Baca Juga: Dipimpin Sri Mulyani, Berikut Formasi Lengkap Dewan Moneter
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhajir Efendi, menambahkan semakin banyak LSM seperti Dompet Dhuafa maupun organisasi sosial yang peduli dengan stunting, tentunya akan semakin baik. Pasalnya masalah stunting bukan hanya beban atau urusan pemerintah maupun negara saja.
“Malah justru kita turut serta dalam peran aktif penuh, berkomitmen sungguh-sungguh pada penuntasan stunting dari masyarakat madani seperti Dompet Dhuafa maupun organisasi sosial. Atas nama pemerintah saya menguncapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa yang memiliki kepedulian luar biasa atas program prioritas dalam membangun sumber daya manusia. Kami juga menunggu organisasi sosial yang lain untuk bergabung dengan Dompet Dhuafa,” harapnya.
Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf Dompet Dhuafa Bambang Suherman memaparkan bahwa sejak 2015 Dompet Dhuafa sudah terlibat di program stunting. Terdapat 26 titik di Kabupaten dan Kota, program stunting yang masih terus berjalan. Untuk itu dibutuhkan pendamping di level bawah yang basisnya penguatan keluarga.“Melalui pendidikan, perilaku kesehatan dan ekonomi untuk kami menciptakan generasi sehat. Intervensi berbasis dampak Corona, juga ada 155 kader terlatih untuk mendampingi,” kata Bambang.
(nng)
Lihat Juga :