Aneka Terobosan Daerah Membangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Jum'at, 25 September 2020 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Anas kemudian menuturkan, preferensi wisatawan ke depan akan berubah. Karena itu, seluruh pemandu wisata (tour guide) akan mengikuti sertifikasi dan diedukasi kembali sehingga bisa membantu memberikan pemahaman di area wisata. “Apa yang kami kerjakan ini melahirkan kepercayaan publik sehingga dalam survei Traveloka terhadap destinasi pariwisata di Indonesia, Banyuwangi masuk tiga besar. Padahal Banyuwangi tidak masuk kawasan destinasi prioritas (KSPN) maupun superprioritas,” bebernya.

Bagaimana dengan Kota Bogor? Wali Kota Bima Arya memaparkan, kebijakan itu antara lain tax relief berupa relaksasi pembayaran pajak bagi hotel, restoran, hiburan, dan parkir. Kemudian insentif pajak berupa pengurangan dan penghapusan denda pajak bumi dan bangunan (PBB) serta pengurangan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

“Kita buat strategi bagaimana pajak kita enggak anjlok. Ada keringanan pembayaran pajak, diskon pembayaran pajak, dan insentif bagi yang bayar pajak. Alhamdulillah hasilnya ada. Pajak kita enggak anjlok banget,” tuturnya dalam diskusi FMB9 secara virtual, Kamis (24/9/2020).

Pemulihan ekonomi juga ditempuh dengan merelaksasi kegiatan ekonomi seperti perhotelan, restoran, area hiburan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan. Termasuk juga berkolaborasi dengan pihak lainnya demi memudahkan warga membayar pajak secara daring secara aman dan efektif. (Baca juga: Mapolres Yalimo Papua Diserang, Kasat Intel Terluka Parah)

Cara lain yang dilakukan yaitu menggenjot pendapatan daerah dari sektor baru. Salah satunya dengan mengembangkan wisata alam di beberapa titik yang mulai populer di masa pandemi. Apalagi, banyak warga yang kini memilih rekreasi di alam terbuka dengan trekking, hiking, lari, hingga rafting.

Salah satunya yang sedang dikembangkan yaitu kawasan agrowisata di kawasan Muliaharja. Pengembangan itu memanfaatkan APBD perubahan. “Beberapa titik sudah membuahkan hasil, yang terpapar ekonomi karena Covid-19 sudah mulai pulih,” terangnya.

Upaya pemulihan ekonomi juga didorong melalui pengembangan pertanian kota (urban farming). Di Bogor, lanjut Bima, permintaan sayur-mayur meningkat hingga 300 persen di kala pandemi .“Karena itu kita dorong kelompok warga tani ibu-ibu, kita koneksikan juga PD Pasar, mal, restoran, sehingga warga bisa tetap produktif dan memberikan penguatan pada ekonominya,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bogor mendorong alokasi anggaran daerah tahun depan untuk menguatkan penanganan dan pemulihan ekonomi di kala pandemi. “Intinya, jurus mengantisipasi ini adalah kita terima fulusnya, kita tolak virusnya,” kata Bima. (Baca juga: Mobil Nasional Vietnam Bertingkah Lagi)

Dia lantas menuturkan, upaya pemulihan ekonomi tentu harus diikuti pencegahan penyebarluasan pandemi. Untuk itu, pemerintahnya berupaya memitigasi kasus Covid-19 dengan membentuk ‘Detektif Covid’. Ada 1.167 personel dilibatkan dan mereka terbagi dalam tim pelacak dan tim pemantau.

Tim pelacak dibentuk di tingkat kecamatan dan kelurahan. Mereka bertugas melakukan pelacakan atau penelusuran (tracing) kontak kasus positif dalam kurun 2x24 jam. Adapun tim pemantau dibentuk di tingkat rukun warga (RW), terdiri dari satu orang kader dari RW dan didampingi petugas surveilans puskesmas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Berita Terkini
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved