Ironi Bank Syariah di Negara Muslim Terbesar Dunia

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 07:33 WIB
loading...
A A A
Jika para induknya tak berniat sungguh-sungguh membesarkan anak usahanya itu, ya jangan berharap perbankan syariah bisa tumbuh lebih cepat dan besar. Muliaman Hadad, mantan bos OJK, pernah menyatakan bahwa rasio pertumbuhan dan market share bank syariah terhadap bank konvensional itu sulit membesar dengan cepat.

Musababnya, ketika bank syariah mengalami pertumbuhan, maka bank konvensional juga demikian. Kecuali, bank-bank konvensional yang memiliki bank syariah memang serius mengembangkan anak usahanya itu. Jika tidak, ya wassalam. Misalnya, menyapih (spin off) UUS dari sang induk dan kemudian mendorongnya melantai di bursa (IPO).

Khusus pemerintah, mempercepat merger bank-bank syariah BUMN. Bisa juga menempuh langkah yang "radikal" seperti mengubah bank BUMN menjadi syariah. Misalnya, mengkonversi sebuah bank BUMN konvensional menjadi bank syariah. Wacana seperti ini pernah muncul di tahun 2013 lalu. Makin ciamik jika konversi itu kemudian dilebur dengan bank-bank syariah pelat merah yang sudah ada. Jika itu dilakukan maka ruang gerak perbankan syariah makin leluasa meningkatkan literasi dan inklusi keuangannya.

Pengembangan perbankan syariah memang perlu dilakukan lantaran lembaga ini punya peran sangat penting dalam upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Selain itu, harap diingat, mayoritas penduduk Indonesia yang beragama Islam merupakan potensi pasar yang luar biasa. Bahkan, secara global, potensi itu juga sangat menggiurkan.

John Kosasih Presiden Direktur BCA Syariah mengungkapkan besarnya potensi perbankan syariah di Indonesia. Berdasarkan Global Islamic Report, Indonesia merupakan pasar produk halal terbesar di dunia, sekitar 10% dari total pasar produk halal dunia.

“Total halal market dunia tahun 2018 sekitar USD2,2 triliun atau senilai dengan Rp33 ribu triliun. Bahkan hingga tahun 2024 pasar produk halal dunia diperkirakan akan tumbuh dari USD 2,2 triliun menjadi USD 3,2 triliun dan pasar produk halal Indonesia diproyeksikan akan tumbuh signifikan menjadi USD320 juta atau setara Rp4.800 triliun," jelas John.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Dorong Literasi Finansial...
Dorong Literasi Finansial dan AI, IPOT Jawab Tantangan Makro Gen Z
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
MNC Sekuritas dan Gerbangtara...
MNC Sekuritas dan Gerbangtara Dorong Literasi Investasi Perempuan lewat SPM Kartini Online Summit 2026
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
MSIG Life dan ISCO Foundation...
MSIG Life dan ISCO Foundation Bekali Orang Tua Kelola Keuangan Keluarga
Rekomendasi
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Berita Terkini
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved