Tantangan Inklusi Keuangan, Perluas Akses hingga Pelosok

Selasa, 20 Oktober 2020 - 22:47 WIB
loading...
Tantangan Inklusi Keuangan,...
Sekitar 26% masyarakat belum tersentuh akses sistem keuangan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Edukasi keuangan menjadi tonggak utama meningkatkan inklusi keuangan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, akses keuangan secara menyeluruh dapat mengurangi ketimpangan kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, masih perlu terobosan untuk meningkatkan inklusi keuangan. Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan masih banyak masyarakat Indonesia yang ternyata masih tergolong underbanked yaitu punya akses keuangan tetapi tidak lengkap dan unbanked atau tidak tersentuh layanan keuangan. "Saya lihat mencapai 76%. Artinya untuk memiliki akun perbankan saja tidak cukup," kata Huda saat webinar di Jakarta Selasa (20/10/2020).

Baca Juga: OJK Optimistis Perbankan Syariah Mampu Tingkatkan Inklusi Keuangan

Dengan demikian, akses keuangan pada akhirnya untuk meningatkan kesejahteraan. Menurut dia, orang orang yang underbank setidaknya memiliki akses layanan keuangan selain tabungan contohnya kredit, polis asuransi dan laimnya. "Maka dari itu untuk membuat masyarakat yang underbanked jadi unbanked memang tidak mudah. Misalnya, UMKM Indonesia masih sekitar 19% rasio kredit UMKM terhadap GDP dan itu sangat rendah dibandingkan negara lain," kata dia.

Menurut Huda, diperlukan akselerasi yang cukup ekstrem dengan mengandalkan teknologi financial untuk mencapai inklusi keuangan yang 90% di 2024. Namun masih ada tantangan berupa ketimpangan pembangunan ekonomi digital di daerah. "Kita masih ada ketimpangan akses ekonomi digital. Bahkan di desa akses pengadaan internet masih sangat buruk di Indonesia tower tower juga masih rendah bahkan SDM juga rendah. Dan itu yang terjadi ketika kita mau mengharapkan ekonomi digital untuk dorong inklusi keuangan," papar dia.

Baca Juga: Meriahkan Bulan Inklusi Keuangan, MNC Asset Gandeng Indopremier Sekuritas Gelar Webinar Series 3

Huda juga menuturkan, masih terdapat gap ketimpangan infrastruktur ekonomi digital di Indonesia. "Kalau kita bicara ketimpangan di ekonomi digital kita bicara 3 aspek yakni infratruktur, SDM dan penggunaan. Nah penggunaan inilah sering kali belum optimal. Makanya harus ada campur tangan dari pelaku industri seperti fintech," ungkap dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rekomendasi
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved