Momen Tepat, Wamendag Ajak Kebut Penyelesaian RCEP

Rabu, 04 November 2020 - 20:09 WIB
loading...
A A A
"Sebenarnya peluang dalam dunia perdagangan itu selalu ada. Apapun kondisinya bisa dimanfatkan. Justru pada masa pandemi ini kita harus meningkatkan penataan kelembagaan maupun kerja sama antar stakeholder agar pada saat sudah normal nanti kita sudah sangat siap," ujarnya.

(Baca Juga: Diserang Corona, Wamendag: Perjanjian Dagang Tetap Jalan Terus)

Indonesia, menurut Jerry, punya banyak produk baik komoditas, hasil industri maupun jasa. Khususnya di bidang jasa, Wamendag menilai besarnya penduduk usia muda sebagai salah satu modal awal.

Mantan anggota Komisi I itu mengatakan bahwa dalam mekanisme perjanjian kerja sama ekonomi, sektor jasa seperti konstruksi, kesehatan dan pariwisata juga dibahas. Dengan pendidikan dan kreatifitas yang baik peluang-peluang itu bisa dimanfaatkan. Jerry menilai bahwa penguasaan dan penerapan teknologi akan menjadi penentu yang signifikan bagi persaingan dalam perdagangan barang dan jasa. Oleh karena itu, ia berharap produsen dalam negeri bisa melakukan inovasi secara berkelanjutan.

Kembali pada penyelesaian RCEP, perjanjian itu merupakan salah satu prioritas kerja sama internasional yang ingin diselesaikan oleh Pemerintah Indonesia yang digawangi oleh Kemendag bersama kementerian dan lembaga lain. Dari perkembangan terbaru, negara-negara ASEAN, Jepang, China, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru antusias dalam perundingan ini. Dengan atusiasme itu target penandatanganan di pertengahan November ini sangat mungkin bisa diwujudkan.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Dorong Subsidi...
Perang Iran Dorong Subsidi BBM di ASEAN Cetak Rekor Tertinggi
Harta Kekayaan Taipan...
Harta Kekayaan Taipan ASEAN Lenyap Rp1.000 Triliun Imbas Perang Iran
Rincian Harga BBM di...
Rincian Harga BBM di ASEAN: Malaysia Termurah, Singapura Bikin Geleng Kepala, Indonesia?
Investasi Jepang Rp370...
Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
China Conference: Southeast...
China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional
Sebelum Resmi Diluncurkan,...
Sebelum Resmi Diluncurkan, 9 Negara ASEAN Sepakat Terima Mata Uang BRICS
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
7 Sayuran Nyaris Rendah...
7 Sayuran Nyaris Rendah Kalori, Pilihan Tepat untuk Diet Sehat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved