Obat Lokal Sulit Berkembang, Menristek: Kita Kebanyakan Omdo!

Sabtu, 07 November 2020 - 01:02 WIB
loading...
Obat Lokal Sulit Berkembang,...
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mendorong Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) menjadi obat rujukan di JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Obat dengan bahan lokal belum tertuang di Permenkes No 54 Tahun 2018. Selama ini, OMAI hanya dijadikan pelengkap obat kimia yang mayoritas bahannya diimpor. Sementara pemanfaatan OMAI sejalan dengan Inpres No 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Obat dan Alat Kesehatan.

"Kita jangan sekedar bicara saja tapi harus ada implementasi. OMAI butuh keberpihakan Kemenkes juga dan harus masuk JKN agar ada pengembangan hilirisasi dan menjadi obat-obatan mainstream," kata Bambang dalam webinar dengan tema “Pengembangan OMAI untuk Kemandirian Obat Nasional” hari ini di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Baca Juga: Modal Bikin Obat dan Vaksin Corona, Kemenkeu Gelontorkan Rp2 T ke Bio Farma

Dia menjelaskan seringkali yang lebih menentukan penggunaan obat di RS adalah dokter dibanding level direksi. Usulan dari dokter inilah yang sangat dibutuhkan agar OMAI masuk formularium nasional. Selain keberpihakan dari dokter, juga dibutuhkan dukungan lain dari RS dan asosiasi profesi. "OMAI harus dipopulerkan agar perusahaan farmasi semakin banyak melakukan riset-riset. Industri juga butuh kepastian pasar. Kita jangan berputar-putar seperti lingkaran setan," ucapnya.

Di Indonesia, penggunaan obat yang berasal dari alam seperti tumbuhan bukan hal yang tak lazim. Bahkan, setelah hadirnya obat kimia di pasaran, masih banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsi obat herbal. Hal itu tidak mengherankan karena Indonesia memiliki biodiversitas alam yang kaya, kedua di dunia setelah Brazil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Obat Herbal Diminati...
Obat Herbal Diminati di Manca Negara, Combiphar Tingkatkan Produksi
Penghargaan Jadi Modal...
Penghargaan Jadi Modal Bangun Citra Perusahaan
Produk Pelangsing Milik...
Produk Pelangsing Milik Influencer Ternama Buka Peluang Kemitraan sebagai Distributor dan Reseller
Hadiri Dies Natalis...
Hadiri Dies Natalis FEB UI, Bambang Brodjonegoro Ungkap Peran Penting T20
Produk Herbal Indonesia...
Produk Herbal Indonesia Jadi Tren Pasar Dunia, Zulhas Gencarkan Promosi
Menko Luhut Dukung Obat...
Menko Luhut Dukung Obat Modern Asli Indonesia Dimasukkan ke dalam Program JKN
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Edukasi Obat Herbal...
Edukasi Obat Herbal Aman di Tengah Meningkatnya Kasus Diabetes
Kombinasi Tradisional...
Kombinasi Tradisional dan Modern: Rahasia di Balik Brand Asam Lambung Terbaik 2025
Rekomendasi
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved