Digebuki Corona, Ancol Rugi Rp252 Miliar

loading...
Digebuki Corona, Ancol Rugi Rp252 Miliar
Ocean Dream Samudra dan Sea World Ancol. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pandemi Covid-19 sangat berdampak kepada sektor pariwisata, salah satunya adalah PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Pada laporan keuangan kuartal III-2020, PJAA mencatatkan kerugian Rp252,1 miliar atau -63,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya dengan laba sebesar Rp153,9 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan usaha perseroan di kuartal III-2020 tercatat Rp305,5 miliar atau turun 68,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp975,7 triliun, dengan rugi per saham dasar Rp158. Adapun pendapatan usaha perseroan terdiri atas beberapa bagian, seperti pendapatan Real Estat sebesar Rp6,3 miliar atau lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,3 miliar, pendapatan tiket sebesar Rp173,4 miliar atau lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp713,6 miliar.

Baca Juga: Jababeka Tekor Rp171 Miliar, Ini Biang Keroknya!

Selanjutnya, pendapatan hotel dan restoran sebesar Rp24,7 miliar atau lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp67,5 miliar dan pendapatan usaha lainnya sebesar Rp65,4 miliar atau lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp117,8 miliar. PJAA mencatatkan adanya penurunan jumlah beban usaha di kuartal III-2020 sebesar Rp172 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp191,8 miliar.



Baca Juga: Laba Bank BRI Ambrol, Bos Besar: Kami Sedang di Lorong Gelap!

Perseroan juga mencatatkan beban lain-lain sebesar Rp15,4 miliar atau naik dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,8 miliar.Pembangunan Jaya Ancol mencatatkan liabilitas sebesar Rp2,32 triliun dan ekuitas Rp1,87 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp4,22 triliun dibanding periode Desember 2019 sebesar Rp4,09 triliun.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top