Gara-gara Kasus Maybank, Nyimpan Duit di Bawah Bantal Lebih Aman?

Minggu, 15 November 2020 - 12:00 WIB
loading...
Gara-gara Kasus Maybank,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pakar Pengelola Keuangan Eko Endarto turut angkat bicara terkait kasus hilangnya tabungan nasabah bernama Winda Lunardi sebesar Rp22 miliar di Maybank . Maraknya kasus kejahatan perbankan akhir-akhir ini membuat publik bertanya apakah nabung di perbankan sudah tidak aman lagi?

Bahkan ada yang bilang, menyimpan duit di bawah bantal justru lebih aman dibandingkan menabung di bank akibat lemahnya penanggulangan sistem transaksi digital banking nasional. Namun demikian, perlu dipahami bahwa menabung di bank tetap lebih aman ketimbang ditaruh dirumah dengan jumlah besar.

Menurut Eko cara lama tersebut sudah ditinggalkan karena tidak aman. Pihaknya menandaskan menabung di perbankan sudah umum dilakukan dengan jumlah besar. Dia memastikan dengan cara tersebut lebih aman dibandingkan memasukkan ke dalam celengan maupun ditaruh di bawah bantal. "Di samping itu menabung semakin mudah karena fasilitas bunga yang bisa membuat uang bertambah banyak meski tidak rutin mengisi tabungan," kata Eko saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (15/11/2020).

Baca Juga: Bos OJK: Maybank Berpotensi Keluar dari Jalur Aturan Perbankan

Tidak hanya itu, dengan digitalisasi perbankan nasabah semakin mudah melakukan aktivitas transfer, melakukan pembayaran online hingga mengecek saldo. Meskipun begitu, perbankan juga secara terus menerus meningkatkan keamanan untuk mencegah terjadinya fraud pada saldo rekening. "Kalau bisa memang secara periodik di periksa setiap hari cek rekeningnya berapa dan catat setiap pengeluaran atau pemasukanya di bank dengan buku catatan atau bisa disimpan di note handphone," jelasnya.

Baca Juga: Tabungannya Raib Rp22 Miliar di Maybank, Hotman Paris Ajak Winda Ngopi Bareng

Selain itu aktifkan notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS. Biasanya, notifikasi ini bisa diset oleh nasabah misalnya untuk transaksi di atas Rp1 juta maka bank akan menginformasikan kepada nasabah. Kalaupun, bertransaksi di mesin ATM, lebih baik di mesin yang ada di tempat ramai atau di kantor cabang bank. Menurut dia ini meminimalisir pelaku kejahatan untuk memodifikasi mesin ATM. "Biasanya pelaku skimming itu tidak pasang alat di mesin ATM yang tempatnya ramai, jadi supaya aman bisa transaksi di ATM kantor cabang saja," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Blak-blakan soal...
OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Porsi Free Float Dipenuhi...
Porsi Free Float Dipenuhi hingga 40%, OJK Ungkap Emiten Bakal Dapat Insentif Pajak
IHSG Jatuh Terseret...
IHSG Jatuh Terseret Rilis MSCI ke 6.734, OJK: Masih Batas Wajar
466.535 Lembar Rupiah...
466.535 Lembar Rupiah Dimusnahkan, BI Ungkap Benteng Tangguh Memutus Peredaran Uang Palsu
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp59,35 Triliun, Ketua OJK Tekankan Kepercayaan Investor
OJK Targetkan Pasar...
OJK Targetkan Pasar Modal Sumbang Rp1.812 Triliun untuk Kebutuhan Investasi Nasional
Kasasi Ditolak MA, Razman...
Kasasi Ditolak MA, Razman Nasution Terancam 1,5 Tahun Penjara
Heran atas Putusan CMNP,...
Heran atas Putusan CMNP, Hotman Paris: PK Sudah Inkrah 2008, Kini Hasilnya Berubah
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Rekomendasi
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved