Beri Kepastian Bisnis, Eksportir Lobster Teken MoU dengan Vietnam

Kamis, 19 November 2020 - 12:36 WIB
loading...
Beri Kepastian Bisnis,...
Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (PELOBI) dan asosiasi dari Vietnam menandatangani MoU untuk menjaga kepastian bisnis. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia ( PELOBI ) Jumat (13/11) lalu menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan asosiasi Vietnam. MoU ini ditujukan untuk mengatur sistem bisnis lobster di antara dua negara sehingga ada kepastian harga dan kualitas.

"MoU dengan Vietnam ini didukung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Ini bagus untuk tata kelola ekspor lobster Indonesia karena ke depan ada kepastian harga dan kualitas juga terjaga," ujar Wakil Ketua PELOBI Sujaka Lays di Jakarta, kamis (19/11/2020).

(Baca Juga: Dituding Terindikasi Monopoli, Begini Penjelasan Eksportir Lobster)

Lebih lanjut, kata dia, PELOBI juga berkomitmen untuk bekerja sama dengan Universitas untuk mengembangkan lobster di Indonesia. "PELOBI bersama-sama dengan KKP sedang mengupayakan di masa yang akan datang untuk bekerja sama dengan beberapa universitas untuk transfer knowledge dalam hal budidaya lobster," ungkap Sujaka Lays.

Sementara itu, Sekjen PELOBI Paul Gurusinga menjelaskan bahwa MoU ini juga dalam pengamatan KKP adalahg sebagai komitmen untuk mengembangkan industri lobster di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Rekomendasi
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya...
Mas Den Akui Jadi Satu-Satunya yang Tersisa, Kisah Keluarganya Diduga Jadi Korban Santet Bikin Syok!
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved