Siapa Bilang Daya Beli Merosot? Rumah Rp30 Miliar Ludes Terjual

Selasa, 24 November 2020 - 19:15 WIB
loading...
Siapa Bilang Daya Beli...
Siapa Bilang Daya Beli Merosot? Rumah Rp30 Miliar Ludes Terjual
A A A
JAKARTA - Banyak yang bilang daya bel i masyarakat merosot sehingga industri properti di Tanah Air mengalami masa surut selama pandemi Covid-19 . Faktanya, orang-orang kaya mulai memborong rumah menjelang tahun 2020 berakhir. Tidak percaya? Tengok saja hunian rumah tapak (landed house) di kawasan NavaPark, BSD City. Dengan harga Rp16 miliar hingga Rp30 miliar per unit, rumah-rumah dengan desain modern tropis itu hampir ludes terjual dalam tiga bulan.

“Untuk hunian paling mahal Rp30 miliar hanya tersisa lima unit,”ungkap Head of Sales and Marketing Nava Park Wanto Ngali, saat berbincang dengan Koran SINDO di Serpong, Tangerang, Selasa (24/11/2020). Dia mengungkapkan, sekitar 60% pembeli melakukan pembayaran secara tunai bertahap, sisanya menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) .

(Baca Juga : Ketimbang Pamer Kekayaan, Joan Mir Investasikan Gajinya di Properti )

Menurut Wanto, profil pembeli dari hunian di kawasan Nava Park berasal dari bergam profesi. Mulai pengusaha milenial, artis hingga mantan pejabat. “Yang paling muda umur 34 tahun, pengusaha. Sedangkan yang paling tua berumur 70 tahun. Tentunya mereka tak memikirkan lagi soal harga,”paparnya.

Di kawasan yang diberi nama Lyndon itu, hunian didesain dengan nuansa modern tropis di lahan seluas 10 hektare. Memiliki dua gerbang masuk yang dekat dengan danau Country Club. Penghuni dapat menikmati keindahan danau resor seluas 350 meter di kawasan ini. “Kami memang mengincar pasar high end untuk memenuhi kebutuhan hunian yang nyaman dengan lifestyle menawan di kawasan sekitar selatan Jakarta,” tambah CEO Residential National Sinar Mas Land Herry Hendarta. Tipe paling besar seharga Rp30 miliar tersebut menjadikan Lyndon sebagai kawasan hunian dengan harga paling mahal pada harga primer (perdana) dalam sejarah industri properti di Tanah Air.

(Baca Juga : Terobosan Jitu Bisnis Properti pada Masa Pandemi )

Pengamat properti yang juga CEO Property Excellence & Advisory, F. Rach Suherman menegaskan, properti segmen menengah atas hingga segmen premium memang tak terpengaruh terhadap pandemi Covid-19 yang sedang terjadi. “Jumlahnya (orang kaya) banyak, hanya saja selama ini mereka bingung hendak menghamburkan uangnya buat apa.Karena masih dalam situasi pandemi,”tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Dukung Pembiayaan Perumahan,...
Dukung Pembiayaan Perumahan, BSI Targetkan Penyaluran KPP Rp1,2 Triliun
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Prabowo Panggil Menteri...
Prabowo Panggil Menteri Perumahan dan Dirut KAI, Bahas Hunian Layak Warga Bantaran Rel
Rekomendasi
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved