Juragan Lobster: Beberapa Teman Kami Ikut Selundupkan Benur ke Vietnam

Senin, 30 November 2020 - 12:58 WIB
loading...
Juragan Lobster: Beberapa...
Edhy Prabowo ditangkap KPK akibat ekspor benih lobster. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Penangkapan Eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, dalam dugaan kasus suap ekspor benih bening lobster (BBL) perlahan membuka sejumlah persoalan di balik mekanisme ekspor benih lobster . Salah satunya adalah ihwal monopoli dalam bisnis tataniaga tersebut.

Direktur PT Grahafoods Indo Pasifik sekaligus Ketua Persatuan Dunia Lobster Indonesia (Perduli) Chandra Astan mencatat, ada 5-6 perseroaan ekspor asal Indonesia yang berafiliasi dengan Vietnam untuk melakukan penyenyelundupan benih lobster.

"Sangat disayangkan pada 15 September (2020), ada beberapa dari teman-teman kami itu, beberapa ya, ini oknum yang terafiliasi dengan Vietnam, di balik perusahaan perusahaan tersebut, dari 14 perusahaan, ada 5 atau 6 perusahaan, dugaan saya terafiliasi langsung dengan Vietnam. Jadi, mereka memang masuk langsung membeli benih dan segala macam dan modusnya itu penyeludupan," ujar Chandra dalam Webinar, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Terbongkar! Benih Lobster Seharusnya Baru Bisa Diekspor Tahun 2022

Dia dia bilang, saat ini terjadi perubahaan besar dalam aturan tataniaga. Perubahan itu terjadi usai, pihaknya keluar dari barisan ekspor benih bening lobster dan adanya pembentukan asosiasi eksportir baru. Keluarnya Perduli dan pembentukan asosiasi baru dari sejumlah perusahaan eksportir dan menamai diri sebagai Perkumpulan Pengusaha Lobster Indonesia (Pelobi) berdasarkan permintaan Edhy Prabowo.

"Asosiasi kami yaitu Perduli, diminta untuk tidak lagi aktif, di sini saya tidak perlu menjawab atau mengungkapkan kenapa itu terjadi, jadi muncul satu asosiaai baru yaitu Pelobi, perkumpulan lobster Indonesia, yang membuat aturan tataniaga, yang menurut saya, berpihak pada pihak tertentu," kata dia.

Baca Juga: Pak Luhut! Ekspor Benih Lobster Sebaiknya Distop

Dari keterangan Chandra, dia bersama delapan pengusaha mendirikan Perduli setelah KKP melegalkan ekspor benur melalui Peraturan Menteri (Permen) Nomor 12 Tahun 2020. Di sini, Chandra ditunjuk sebagai ketua asosiasi. Perduli sendiri berisi sembilan perusahaan. Dua di antaranya adalah PT Tania Asia Marina dan PT Aquatic SS Lautan Rezeki Sembilan eksportir anggota Perduli merupakan pemain lama dan pemain baru di dunia lobster.

Ada pula pemain yang telah menjalankan bisnis penyelundupan benur di era kepemimpinan menteri lama. Sumber yang mengetahui jalannya pembentukan Perduli mengatakan anggota membayar biaya asosiasi Rp 10 juta per tahun. Padahal, asosiasi ini belum berbadan hukum. "Dari sini ada masalah yang lebih kompleks lagi yaitu penyelundupan dan penadaan. Karena itu, asosiasi Perduli dengan cepat membuat tataniaga yang membatasi penyeludulan tersebut," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Gagalkan Penyelundupan...
KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Bening Lobster Senilai Rp7,5 Miliar
KKP Gagalkan Penyelundupan...
KKP Gagalkan Penyelundupan 125.000 Benih Lobster di Jambi
Pemerintah Bakal Buka...
Pemerintah Bakal Buka Kembali Ekspor Benih Lobster
KKP Pastikan Pengaturan...
KKP Pastikan Pengaturan BBL Jaga Keberlanjutan Budidaya Lobster
KKP Gagalkan Penyelundupan...
KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp3,9 Miliar
KKP Gagalkan Penyelundupan...
KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp30 Miliar di Batam
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 200.000 Benih Lobster
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster di Bandara Soekarno-Hatta
Unpad Sebut Budidaya...
Unpad Sebut Budidaya Lobster KJA di Pangandaran Sudah Berdasarkan Riset
Rekomendasi
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gol Gonzalo Plata Tak Mampu Selamatkan La Tri
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved